- Massa GMNI Kota Medan menggelar aksi demonstrasi di depan Markas Kodim 0201/Medan pada Rabu, 17 Juni 2026.
- Para mahasiswa menuntut TNI fokus pada fungsi pertahanan negara terkait isu konflik agraria dan program makan bergizi.
- Aksi damai ini bertujuan menyampaikan kritik terhadap kebijakan pemerintah serta mendorong penguatan supremasi sipil dan demokrasi nasional.
SuaraSumut.id - Gelombang aksi demo mahasiswa kembali terjadi di Kota Medan, Sumatera Utara, Rabu, 17 Juni 2026. Kali ini, massa dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Medan menggelar demo di depan Markas Kodim 0201/Medan.
Dalam aksinya, mahasiswa menyuarakan berbagai isu nasional dan yang terjadi di Sumatera Utara, mulai dari dugaan kekerasan oleh oknum TNI, konflik agraria, pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes).
Massa aksi secara bergantian menyampaikan orasi di depan gerbang Kodim. Mereka menilai supremasi sipil harus dijaga dan meminta agar TNI kembali fokus pada fungsi pertahanan negara.
Dalam orasinya, salah seorang perwakilan mahasiswa menegaskan bahwa demo yang dilakukan merupakan bentuk penyampaian aspirasi secara damai.
"Untuk itu kami meminta agar TNI kembali ke barak. Semangat juang! Kembalikan TNI ke barak," kata orator di depan Kodim 0201 Medan.
Mahasiswa juga menegaskan bahwa kehadiran mereka bukan untuk menciptakan kericuhan, melainkan menyampaikan kritik terhadap sejumlah kebijakan dan persoalan yang dinilai perlu mendapat perhatian pemerintah.
"Kami tidak membawa apa pun, kami tidak membawa senjata. Kami datang untuk menyuarakan supremasi hukum dan kedaulatan rakyat," ujar orator yang disambut sorakan massa.
Selain itu, massa meminta aparat tidak memandang negatif aksi demonstrasi yang dilakukan mahasiswa. Menurut mereka, kritik terhadap pemerintah maupun institusi negara merupakan bagian dari demokrasi.
"Jangan pandang mahasiswa yang berdemonstrasi sebagai pihak yang tidak cinta NKRI. Justru kami hadir untuk menyampaikan aspirasi rakyat dan menjaga demokrasi tetap hidup," tegasnya.
Selama aksi berlangsung, mahasiswa membentangkan spanduk dan poster berisi tuntutan. Massa aksi juga membakar ban di depan Kodim 0201 Medan.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Siapa di Balik BEM Bersatu? Mengaku Kelompok Mahasiswa, Tapi Dicap Gaib Oleh Kampus
-
Tak Ada Kesepakatan, Momen Gibran Temui 15 Perwakilan Mahasiswa yang Serahkan Tuntutan
-
Sikapi Demo Mahasiswa, Said PDIP Minta Pemerintah Jadi Pendengar yang Baik
-
Dituding Jadi Aktor Intelektual Demo Tolak MBG, PDIP Buka Suara: Mahasiswa Nggak Bisa Diperintah!
-
Publik Terbelah, Pengamat Sebut Gerakan Mahasiswa Kini Sulit Sebesar Reformasi 98
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya
Pilihan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
Terkini
-
Mahasiswa Demo Kodim 0201/Medan, Soroti Konflik Agraria hingga MBG
-
Truk TNI Dihadang Lewat Saat Mahasiswa di Medan Demo: Hanya Ojol yang Boleh Lewat
-
Mahasiswa Blokir Jalan di Lapangan Merdeka Medan: Program Prabowo-Gibran Jadi Ladang Koruptor
-
'Kami Butuh Solusi, Bukan Narasi', Mahasiswa Kritik Kebijakan Pemerintah Saat Demo di DPRD Sumut
-
GMNI Geruduk DPRD Medan, 'Gulingkan Rezim Prabowo-Gibran'