Suhardiman
Senin, 22 Juni 2026 | 14:00 WIB
lustrasi kecelakaan. [Ist]
Baca 10 detik
  • Truk tronton mengalami rem blong dan menabrak tiga kendaraan di Jalinsum Sumbul, Dairi, pada 21 Juni 2026.
  • Kecelakaan beruntun tersebut mengakibatkan dua orang anak meninggal dunia di lokasi kejadian akibat terlindas truk.
  • Sejumlah penumpang lainnya mengalami luka-luka dan telah dievakuasi ke RSUD Sidikalang untuk mendapatkan perawatan medis intensif.

SuaraSumut.id - Kecelakaan beruntun yang melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Invaliden, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi, Minggu, 21 Juni 2026 sekitar pukul 04.15 WIB.

Peristiwa nahas itu mengakibatkan dua bocah meninggal dunia di lokasi kejadian dan sejumlah penumpang lainnya mengalami luka-luka.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Shern Oktavia Sibagariang (9) dan Andika Purnomo Sinaga (12) warga Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat.

Selain dua korban jiwa, dua orang dilaporkan mengalami luka berat, yakni Annita Poppy Sinaga dan Andreas Sinaga. Sementara korban luka ringan masing-masing Coki Renaldi Sibagariang, Serli Sibagariang, Steril Agnesa Sibagariang, Dorlina Nainggolan, dan Valentina Pasaribu.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Dairi, Aipda Analisa Sinuraya, menjelaskan kecelakaan tersebut melibatkan truk tronton CAMC bernomor polisi B 9335 BYX, truk Isuzu Box B 9250 YXX, Daihatsu Grand Max Pick Up BK 8219 PO, dan Toyota Avanza BK 1292 UP.

"Peristiwa terjadi sekitar pukul 04.15 WIB. Truk tronton yang datang dari arah Medan menuju Sidikalang diduga mengalami rem blong sehingga tidak dapat dikendalikan oleh pengemudi," ujar Aipda Analisa Sinuraya, Senin 22 Juni 2026.

Ia menjelaskan, truk tronton bermuatan besi baja H yang dikemudikan Bahrim Tarigan (56) melaju dengan kecepatan tinggi sebelum menghantam truk Isuzu Box yang berada di depannya hingga terbalik.

Setelah itu, truk tersebut kembali menabrak sebuah Daihatsu Grand Max Pick Up yang mengangkut belasan penumpang. Benturan keras menyebabkan kendaraan pikap terjungkal beberapa kali hingga para penumpangnya terpental ke badan jalan.

"Sebagian penumpang Grand Max terpental keluar kendaraan dan ada yang terlindas truk yang diduga mengalami rem blong tersebut. Setelah itu truk banting setir ke arah kanan jalan dan akhirnya menabrak sebuah rumah warga," jelasnya.

Akibat kejadian itu, dua bocah yang berada di dalam pikap meninggal dunia di lokasi setelah terlindas truk. Sementara sejumlah korban lainnya langsung dievakuasi warga dan petugas menuju RSUD Sidikalang untuk mendapatkan perawatan medis.

"Saat ini seluruh korban sudah dievakuasi. Dua korban meninggal dan beberapa korban luka sedang berada di RSUD Sidikalang," kata Aipda Analisa Sinuraya.

Petugas Satlantas Polres Dairi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk dugaan rem blong pada truk tronton yang memicu tabrakan beruntun tersebut.

Kontributor : M. Aribowo

Load More