Suhardiman
Selasa, 23 Juni 2026 | 10:58 WIB
Ilustrasi susu almond. (freepik)
Baca 10 detik
  • Dokter Raissa E Djuanda menyarankan konsumsi camilan sehat bagi orang yang harus begadang atau terbangun dini hari.
  • Pilihlah makanan mengandung protein dan karbohidrat seperti yogurt atau buah guna menjaga energi serta konsentrasi tubuh.
  • Batasi asupan kafein maksimal 400 mg per hari untuk menghindari gangguan kualitas tidur serta dampak kesehatan lainnya.

SuaraSumut.id - Banyak orang terbiasa begadang karena pekerjaan atau terbangun dini hari lalu sulit tidur kembali. Dalam kondisi seperti ini, biasanya rasa lapar kerap muncul dan membuat sebagian orang mencari makanan instan atau minuman untuk mengganjal perut.

Padahal, kebiasaan memilih makanan sembarangan saat bergadang justru dapat berdampak buruk bagi tubuh.

Dokter spesialis gizi klinik Raissa E Djuanda, MGizi, SpGK, AIFO-K, FINEM membagikan rekomendasi camilan yang bisa menjadi pilihan saat harus bangun dini hari atau bergadang.

“Bila terbangun dini hari dan beraktivitas selama beberapa jam, camilan sehat dapat membantu menjaga energi dan konsentrasi,” kata Raissa, melansir Antara, Selasa, 23 Juni 2026.

Menurut Raissa, saat terbangun dini hari atau bergadang, tubuh tidak selalu membutuhkan asupan makanan dan tidak harus makan jika tidak merasa lapar.

Namun apabila merasa lapar saat tengah bergadang, lanjut Raissa, hindari mengonsumsi makanan tinggi kalori, gula, gorengan, atau makanan berat yang dapat menyebabkan kantuk dan gangguan pencernaan.

"Pilih camilan yang mengandung kombinasi karbohidrat dan protein, misalnya yogurt rendah gula, susu rendah lemak, buah, kacang panggang," ujarnya.

Raissa juga merekomendasikan konsumsi susu sebagai pilihan saat bergadang. Meski bukanlah “penangkal” efek bergadang, namun susu dapat menjadi pilihan minuman yang lebih baik dibanding minuman manis tinggi gula.

Dalam hal ini, susu mengandung protein, kalsium, vitamin, dan mineral yang membantu memenuhi kebutuhan gizi tubuh.

“Susu juga dapat memberikan rasa kenyang lebih lama dibanding minuman manis biasa. Namun yang terpenting tetap menjaga total asupan gizi dan memenuhi kebutuhan tidur yang cukup,” ucapnya.

Selain itu, disarankan membatasi mengonsumsi kafein beberapa jam sebelum waktu tidur. Hal ini lantaran mengonsumsi kafein berlebihan justru mengganggu kualitas tidur hingga menyebabkan jantung berdebar.

“Pada orang dewasa sehat, asupan kafein umumnya disarankan tidak melebihi 400 mg per hari, setara sekitar 3–4 cangkir kopi seduh. Namun sensitivitas dan kebutuhan tiap orang berbeda," katanya.

Load More