Suhardiman
Selasa, 14 Juli 2026 | 18:47 WIB
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution. [Alexander AP Siahaan/Diskominfo Provsu]
Baca 10 detik
  • Gubernur Sumatera Utara menyatakan antrean panjang BBM di Medan dan sekitarnya disebabkan oleh penghentian kerja massal pengemudi truk tangki.
  • Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berkoordinasi dengan Pertamina, TNI, dan Polri untuk menyediakan pengemudi pengganti agar distribusi BBM kembali normal.
  • Pengerahan personel pengemudi pengganti dari unsur TNI dan Polri ditargetkan beroperasi malam ini guna mengatasi hambatan pasokan BBM.

Kondisi tersebut membuat rakyat menjerit, banyak pengendara terpaksa berkeliling mencari SPBU yang masih memiliki stok. Sebagian lainnya memilih mengisi Pertamax meski harus mengeluarkan biaya lebih besar.

"Setelah kami lakukan pemeriksaan, anak tersebut mengaku melakukan perbuatannya karena menyimpan rasa dendam akibat sering menjadi korban bullying oleh teman-temannya," katanya.

Kontributor : M. Aribowo

Load More