Suhardiman
Selasa, 01 September 2026 | 12:13 WIB
Ilustrasi Mayat. (unsplash/john hendrick)
Baca 10 detik
  • Tiga nelayan KM Pulau Samosir tewas di palka saat melaut di perairan Pangkalan Brandan pada Senin, 31 Agustus 2026.
  • Nakhoda memutar balik kapal menuju Gudang Buncuan Gabion dan Posal Medan Labuhan langsung mengevakuasi korban sore harinya.
  • Analisis awal menunjukkan kematian diduga akibat paparan gas berbahaya atau kekurangan oksigen di dalam palka kapal tersebut.

Proses evakuasi berlangsung hingga akhirnya sekitar pukul 17.30 WIB, ketiga korban berhasil dikeluarkan dari dalam palka.

"Jenazah kemudian dibawa menggunakan ambulans menuju rumah duka masing-masing untuk diserahkan kepada keluarga," imbuhnya.

Lantas, apa penyebab ketiga korban meninggal dunia secara mendadak?

Kadispen Kodaeral I menyebut penyebab pasti kematian ketiga nelayan masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan analisis awal, kondisi di dalam palka diduga berkaitan dengan paparan gas berbahaya atau kekurangan oksigen.

"Analisa awal, kondisi di dalam palka diduga berkaitan dengan paparan gas berbahaya atau kekurangan oksigen. Namun, untuk penyebab pastinya masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut," kata Wahyu.

Kontributor : M. Aribowo

Load More