- Pakaian terkena abu vulkanik harus segera dilepas di area khusus dekat pintu masuk untuk mencegah penyebaran partikel.
- Pembersihan awal dilakukan dengan membersihkan abu secara hati-hati dan membilas pakaian menggunakan air mengalir tanpa dikucek agresif.
- Pakaian dicuci terpisah menggunakan banyak air dan deterjen dalam jumlah kecil, lalu dikeringkan di dalam ruangan.
SuaraSumut.id - Abu vulkanik yang menempel di pakaian tidak boleh dianggap seperti debu biasa. Partikel abu yang terbawa dari luar rumah dapat menempel pada serat kain dan berpotensi kembali beterbangan ketika pakaian digerakkan.
Karena itu, cara mencuci baju yang terkena abu vulkanik perlu dilakukan secara hati-hati agar abu tidak menyebar ke dalam rumah.
Pakaian yang terpapar abu vulkanik, terutama setelah digunakan untuk beraktivitas di luar ruangan, sebaiknya segera dipisahkan dari pakaian bersih.
Jangan langsung memasukkannya ke keranjang cucian yang berisi pakaian lain karena partikel abu dapat berpindah.
Lantas, bagaimana cara mencuci baju yang terkena abu vulkanik dengan benar? Berikut langkah yang bisa dilakukan.
1. Lepaskan Pakaian di Area Khusus
Setelah masuk rumah dari luar ketika terjadi hujan abu vulkanik, jangan langsung berjalan ke berbagai ruangan menggunakan pakaian yang masih dipenuhi abu.
Sediakan area khusus untuk melepas pakaian dan membersihkan diri. Bila memungkinkan, area tersebut berada dekat pintu masuk sehingga abu tidak ikut terbawa ke ruang keluarga, kamar tidur, atau area lain.
Pakaian yang terkena abu sebaiknya segera dilepas dan dipisahkan dari pakaian bersih. Langkah sederhana ini penting untuk mencegah abu vulkanik masuk ke dalam rumah.
Abu vulkanik sendiri dapat mengandung partikel sangat halus yang bersifat iritatif. Paparan debu vulkanik dapat menyebabkan gangguan pada kulit, mata, maupun saluran pernapasan.
2. Bersihkan Abu yang Menempel Sebelum Dicuci
Sebelum memasukkan pakaian ke dalam air, bersihkan terlebih dahulu abu yang masih menempel dalam jumlah banyak.
Namun, lakukan dengan hati-hati. Jangan menggosok pakaian terlalu keras karena partikel abu vulkanik dapat bersifat abrasif dan berpotensi merusak serat kain.
Jika ada abu yang jatuh ke lantai, jangan langsung menyapu dalam kondisi kering karena tindakan tersebut dapat membuat partikel abu kembali beterbangan. Endapan abu yang cukup tebal dapat dibasahi terlebih dahulu sebelum dibersihkan.
3. Bilas Pakaian dengan Air Mengalir
Berita Terkait
-
Abu Vulkanik Anak Krakatau Tak Cuma Ganggu Pernapasan, Jantung Juga Bisa Terdampak
-
Abu Anak Krakatau Masih Ganggu Penerbangan, 2 Bandara di Lampung Belum Dibuka!
-
Dampak Abu Krakatau: Ribuan Penerbangan Batal, Delay, dan Dialihkan
-
Akhirnya Dibuka! Bandara Soetta Beroperasi Bertahap, Disusul Halim dan Husein Sastranegara
-
Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?
Terpopuler
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- Kipas Angin Model AC yang Resmi dan Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasinya
- Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
- 4 Shio Beruntung 6 September 2026, Hidup akan Lebih Ringan
Pilihan
-
Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, 6 Kali Erupsi Strombolian Terekam
-
Gunung Anak Krakatau 'Muntah-muntah' Lagi Selasa Pagi Ini, 3 Kali Erupsi
-
Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
Terkini
-
Berawal Kecelakaan Motor, Polisi Temukan Kebun Ganja 4,5 Kg di Karo
-
1.948 Jiwa Terdampak Banjir di Kota Medan
-
Asap Karhutla Selimuti 14 Kabupaten di Sumut, Jarak Pandang Turun hingga 500 Meter
-
Kapan Puasa Ramadan 2027? Ini Perkiraan Tanggalnya
-
Baju Kena Abu Vulkanik? Jangan Asal Cuci, Begini Cara Membersihkannya