- Perhitungan astronomi dan Kalender Hijriah Global Tunggal memperkirakan awal puasa Ramadan 2027 jatuh pada 8 Februari 2027.
- Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan 1448 Hijriah pada tanggal tersebut melalui Kalender Hijriah Global Tunggal.
- Pemerintah Indonesia belum memberikan keputusan resmi karena penentuan awal Ramadan memerlukan mekanisme hisab dan rukyatul hilal.
Perkiraan Ramadan 2027 hingga Idulfitri
Jika mengacu pada KHGT, Ramadan 1448 H diperkirakan berlangsung selama 30 hari dan berakhir pada 8 Maret 2027.
Selanjutnya, 1 Syawal 1448 H atau Idulfitri diperkirakan jatuh pada Selasa, 9 Maret 2027 berdasarkan kalender tersebut.
Persiapan Menyambut Ramadan 2027
Karena Ramadan 2027 diperkirakan berlangsung mulai Februari, masyarakat dapat mulai melakukan persiapan lebih awal.
Persiapan dapat dilakukan dengan memperbaiki pola tidur, mulai membiasakan diri menjalankan ibadah sunnah, membuat target membaca Al-Qur'an, serta mempersiapkan kebutuhan rumah tangga selama Ramadan.
Bagi keluarga yang memiliki anak sekolah, perkiraan jadwal Ramadan juga dapat menjadi bahan untuk mengatur aktivitas harian selama bulan puasa.
Sementara bagi pekerja dan pelaku usaha, informasi mengenai perkiraan awal Ramadan dapat membantu menyusun agenda kerja, jam operasional, hingga persiapan menghadapi meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang Idulfitri.
Berita Terkait
-
Harga Makanan dan Minuman Olahan Terancam Naik, Stok Bahan Baku Menipis
-
Bolehkah Puasa Arafah Digabung dengan Qadha Ramadan? Begini Hukumnya dalam Islam
-
Bolehkan Puasa Arafah tapi Masih Punya Utang Puasa Ramadan? Ini Penjelasannya
-
Hukum Puasa Syawal tapi Masih Punya Utang Puasa Ramadhan
-
Berapa Jarak Perjalanan Boleh Tidak Puasa? Simak Penjelasannya sebelum Mudik Lebaran
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Imigrasi Sumut Sosialisasikan Rancangan Aksi Perubahan Simpel DBI
-
Effendi Simbolon Soroti Beasiswa LPDP dan KIP Kuliah, Minta Mahasiswa PTS Diperhatikan
-
Puluhan Santri Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus saat Acara HSN Pemkab Deli Serdang
-
UHN Bidik Investasi Rp1 Triliun untuk Smart Campus dan Rumah Sakit
-
Ribuan Talenta Muda Berpeluang Bangun Karier Lewat Program Magang Nasional BRI