Suhardiman
Senin, 14 September 2026 | 10:51 WIB
Ilustrasi nyamuk. [Gemini AI]
Baca 10 detik
  • Pemilik rumah dapat mencegah penyebaran penyakit akibat gigitan nyamuk dengan menghilangkan genangan air secara rutin.
  • Pemasangan kawat kasa pada pintu dan jendela rumah berfungsi efektif menghalangi masuknya serangga.
  • Masyarakat perlu merapikan halaman rumah dan menyiram tanaman secukupnya agar tidak menjadi tempat persembunyian nyamuk.

6. Manfaatkan Tanaman Herbal sebagai Pelengkap

Sejumlah tanaman herbal memiliki aroma yang dikenal kurang disukai oleh sebagian serangga. Beberapa di antaranya adalah rosemary, basil, mint, dan lemon balm. Tanaman tersebut dapat ditempatkan di area tertentu di sekitar rumah sebagai bagian dari strategi pengendalian nyamuk.

Meski begitu, jangan mengandalkan tanaman saja. Tanaman pengusir nyamuk bukan pengganti pemberantasan sarang nyamuk. Tetap prioritaskan penghilangan genangan air dan menjaga kebersihan lingkungan.

7. Periksa Rumah Secara Rutin

Selain membersihkan halaman, lakukan pemeriksaan sederhana di seluruh bagian rumah. Perhatikan kamar mandi, gudang, balkon, dapur, tempat penampungan air, hingga area belakang rumah. Pastikan tidak ada wadah yang dapat menampung air secara tidak sengaja.

Pintu dan jendela juga perlu diperiksa, terutama jika menggunakan kawat kasa. Pastikan tidak ada celah yang memungkinkan nyamuk masuk. Kebiasaan memeriksa rumah secara rutin akan lebih efektif dibandingkan baru bertindak ketika jumlah nyamuk sudah banyak.

Load More