Suhardiman
Jum'at, 18 September 2026 | 16:12 WIB
Ilustrasi Mayat. (unsplash/john hendrick)
Baca 10 detik
  • Tiga penambang tewas tertimbun runtuhan tebing di Kabupaten Mandailing Natal pada Kamis sore.
  • Petugas gabungan dan masyarakat menemukan seluruh korban meninggal dunia dalam operasi pencarian malam hari.
  • Keluarga korban menolak proses autopsi serta memilih untuk tidak melanjutkan penegakan hukum terkait insiden.

SuaraSumut.id - Longsor terjadi di bantaran Sungai Batang Gadis, Desa Sipapaga, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara.

Peristiwa yang terjadi pada Kamis (17/9/2026) sore menyebabkan tiga orang meninggal dunia. Ketiga korban adalah Idir (56) dan Rahmad (46) warga Desa Sipapaga serta Samsul (47) warga Desa Aekbanir.

"Ketiga korban tertimbun material tebing yang runtuh saat melakukan aktivitas penambangan," kata Kasi Humas Polres Madina, Bripka Roy Manurung melansir Antara, Jumat (18/9/2026).

Sebelum kejadian, seorang warga bernama Nasran sekitar pukul 09.00 WIB melihat ketiga korban melakukan aktivitas penambangan. Sekitar pukul 16.00 WIB, Nasran mendengar suara gemuruh dari lokasi penambangan.

Dirinya juga mendapati tebing sungai runtuh dan materialnya menimbun para korban. Nasran kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada warga.

Akibat peristiwa tersebut, ketiga korban sempat dinyatakan hilang. Petugas gabungan dari Polri, TNI, BPBD, dan masyarakat sekitar kemudian melakukan pencarian dan evakuasi.

Hingga Kamis malam sekitar pukul 20.00 WIB, ketiga korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Polres Madina menyampaikan bahwa pihak keluarga korban telah membuat surat pernyataan tidak menginginkan dilakukan autopsi dan tidak melanjutkan proses hukum terkait kejadian tersebut.

Load More