- Begadang dan kurang tidur pada malam hari dapat memicu tekanan darah tinggi serta mengganggu kesehatan ginjal.
- Mengonsumsi makanan tinggi garam pada malam hari mampu meningkatkan tekanan darah dan merusak pembuluh darah ginjal.
- Menahan buang air kecil saat terbangun di malam hari berisiko memicu infeksi saluran kemih yang menyerang ginjal.
SuaraSumut.id - Kebiasaan sebelum tidur ternyata tidak hanya memengaruhi kualitas istirahat, tetapi juga berkaitan dengan kesehatan tubuh, termasuk fungsi ginjal. Mulai dari begadang, mengonsumsi makanan tinggi garam, hingga menahan buang air kecil, sejumlah kebiasaan perlu diperhatikan agar tubuh tetap sehat.
Malam hari menjadi waktu bagi tubuh untuk beristirahat dan memulihkan energi setelah menjalani berbagai aktivitas. Namun, pola hidup yang kurang sehat dapat mengganggu proses tersebut, terutama jika dilakukan berulang kali dalam jangka panjang.
Lantas, apa saja kebiasaan malam hari yang sebaiknya diperhatikan? Berikut lima hal yang perlu diketahui.
1. Terlalu Sering Begadang dan Kurang Tidur
Begadang menjadi salah satu kebiasaan yang perlu dikurangi, terutama jika menyebabkan seseorang terus-menerus kekurangan waktu tidur. Kurang tidur dapat mengganggu ritme sirkadian, yaitu sistem biologis yang membantu mengatur siklus tidur dan bangun. Dalam jangka panjang, gangguan tidur juga berkaitan dengan peningkatan risiko berbagai masalah kesehatan, termasuk tekanan darah tinggi dan gangguan metabolisme.
Tekanan darah yang tidak terkontrol merupakan salah satu faktor risiko penyakit ginjal kronis. Sebaliknya, gangguan ginjal juga dapat memengaruhi tekanan darah sehingga keduanya saling berkaitan. Untuk menjaga kualitas tidur, usahakan tidur dan bangun pada waktu yang relatif konsisten setiap hari. Orang dewasa umumnya dianjurkan tidur setidaknya tujuh jam setiap malam.
Mengurangi penggunaan gawai menjelang tidur, membatasi konsumsi kafein pada sore atau malam hari, dan menciptakan suasana kamar yang nyaman juga dapat membantu memperbaiki pola istirahat.
2. Mengonsumsi Makanan Tinggi Garam pada Malam Hari
Mi instan, makanan olahan, camilan asin, dan sejumlah makanan siap saji sering menjadi pilihan ketika lapar pada malam hari. Namun, kandungan natrium dalam makanan tersebut perlu diperhatikan.
Asupan garam berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah. Jika berlangsung terus-menerus, tekanan darah tinggi dapat merusak pembuluh darah, termasuk pembuluh darah kecil di ginjal yang berperan dalam proses penyaringan darah.
Bagi orang yang telah memiliki penyakit ginjal atau hipertensi, pengendalian asupan natrium menjadi semakin penting. Meski demikian, dampaknya tidak hanya ditentukan oleh waktu makan, melainkan juga jumlah konsumsi dan pola makan secara keseluruhan.
Karena itu, bukan berarti semua makanan yang dikonsumsi pada malam hari berbahaya bagi ginjal. Hal yang lebih penting adalah memilih makanan bergizi seimbang, memperhatikan ukuran porsi, dan membatasi makanan yang terlalu asin atau tinggi lemak jenuh.
Jika merasa lapar sebelum tidur, pilih makanan ringan dengan kandungan garam yang lebih rendah. Hindari menjadikan makanan olahan tinggi natrium sebagai pilihan utama setiap malam.
3. Minum Terlalu Banyak atau Terlalu Sedikit Menjelang Tidur
Konsumsi cairan juga berperan dalam menjaga kesehatan ginjal. Namun, waktu dan jumlah minum perlu disesuaikan dengan kebutuhan tubuh. Minum dalam jumlah besar tepat sebelum tidur dapat membuat seseorang lebih sering terbangun untuk buang air kecil. Akibatnya, waktu istirahat menjadi terputus dan kualitas tidur dapat menurun.
Berita Terkait
-
Bagaimana Cara Cek Nomor BPJS Kesehatan Aktif atau Tidak via WhatsApp?
-
5 Ciri-Ciri Bedak Padat Sudah Kedaluwarsa atau Jamuran yang Bahaya untuk Kulit
-
Geger Isu BPJS Kesehatan Dihapus dan Dialihkan ke Koperasi, Ini Respons Tegas DPR
-
Benarkah Emisi Pesawat Makin Beracun Seiring Waktu? Studi Ungkap Hal Ini
-
Alih-alih CKG Menteri, Guru Besar UGM Sarankan Tes Kejiwaan dan Alihkan Anggaran ke Korban Karhutla
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
5 Kebiasaan Malam Hari yang Bisa Mengganggu Kesehatan Ginjal, Jangan Disepelekan!
-
2 Anak Menhaj yang Jadi Tenaga Ahli Mundur Usai Ramai Disorot
-
Cekcok Saat Main Domino Berujung Maut di Abdya, Pemuda 24 Tahun Tewas
-
Viral Bangunan Kopdes di Labuhanbatu Terendam Banjir, Dandim Buka Suara
-
Pengangkutan 290 Liter Solar Subsidi di Pidie Jaya Digagalkan, Seorang Pria Diamankan