Suhardiman
Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:35 WIB
Ilustrasi sakit ginjal (Freepik/shayne_ch13)
Baca 10 detik
  • Begadang dan kurang tidur pada malam hari dapat memicu tekanan darah tinggi serta mengganggu kesehatan ginjal.
  • Mengonsumsi makanan tinggi garam pada malam hari mampu meningkatkan tekanan darah dan merusak pembuluh darah ginjal.
  • Menahan buang air kecil saat terbangun di malam hari berisiko memicu infeksi saluran kemih yang menyerang ginjal.

Selain air putih, kopi dan teh berkafein juga dapat mengganggu tidur pada sebagian orang. Sementara itu, alkohol dapat memengaruhi kualitas tidur dan meningkatkan produksi urine.

Meski begitu, mengurangi minum secara berlebihan demi menghindari buang air kecil pada malam hari bukanlah solusi yang tepat. Kekurangan cairan dapat menyebabkan dehidrasi dan membuat urine menjadi lebih pekat. Kondisi ini juga dapat meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal pada orang tertentu.

Cara yang lebih baik adalah memenuhi kebutuhan cairan secara bertahap sepanjang hari. Jika sering terbangun untuk buang air kecil, cobalah mengatur waktu minum agar tidak menumpuk menjelang tidur tanpa mengurangi kebutuhan cairan harian secara drastis.

Orang dengan penyakit ginjal, gagal jantung, atau kondisi medis tertentu perlu mengikuti anjuran dokter mengenai jumlah cairan yang aman dikonsumsi setiap hari.

4. Menahan Buang Air Kecil Saat Terbangun pada Malam Hari

Ketika terbangun karena ingin buang air kecil, sebagian orang memilih tetap berbaring karena merasa malas bangun. Sesekali menunda beberapa saat tidak otomatis menyebabkan kerusakan ginjal, tetapi kebiasaan menahan urine terlalu lama sebaiknya dihindari.

Menahan urine berulang kali dapat menimbulkan ketidaknyamanan dan berpotensi mengganggu fungsi pengosongan kandung kemih, khususnya pada orang yang sudah memiliki masalah saluran kemih.

Infeksi saluran kemih yang tidak ditangani juga dapat menyebar ke ginjal. Namun, menahan buang air kecil tidak selalu menyebabkan infeksi atau gagal ginjal secara langsung.

Jika sering merasa sulit memulai buang air kecil, aliran urine melemah, terasa belum tuntas setelah buang air kecil, atau mengalami nyeri saat berkemih, sebaiknya jangan mengabaikan gejala tersebut.

Segera berkonsultasi dengan tenaga medis untuk mengetahui penyebabnya. Jika tidak bisa buang air kecil sama sekali, terutama disertai nyeri hebat pada perut bagian bawah, segera cari pertolongan medis.

5. Melakukan Olahraga Terlalu Berat Menjelang Tidur

Olahraga secara teratur memiliki banyak manfaat, mulai dari menjaga kebugaran hingga membantu mengendalikan tekanan darah dan berat badan. Namun, intensitas latihan tetap perlu disesuaikan dengan kemampuan tubuh.

Latihan yang sangat berat, terutama jika dilakukan secara mendadak tanpa persiapan dan pemulihan yang memadai, dapat menyebabkan kerusakan otot. Meski demikian, olahraga malam tidak otomatis membahayakan ginjal. Aktivitas fisik dengan intensitas ringan hingga sedang umumnya tetap dapat dilakukan pada malam hari selama sesuai dengan kondisi tubuh.

Jika olahraga intens menjelang tidur membuat sulit terlelap, pertimbangkan untuk memindahkan jadwal latihan ke waktu yang lebih awal. Tingkatkan intensitas latihan secara bertahap, cukupi kebutuhan cairan, dan berikan tubuh waktu untuk pulih.

Load More