Suhardiman
Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:35 WIB
Ilustrasi sakit ginjal (Freepik/shayne_ch13)
Baca 10 detik
  • Begadang dan kurang tidur pada malam hari dapat memicu tekanan darah tinggi serta mengganggu kesehatan ginjal.
  • Mengonsumsi makanan tinggi garam pada malam hari mampu meningkatkan tekanan darah dan merusak pembuluh darah ginjal.
  • Menahan buang air kecil saat terbangun di malam hari berisiko memicu infeksi saluran kemih yang menyerang ginjal.

SuaraSumut.id - Kebiasaan sebelum tidur ternyata tidak hanya memengaruhi kualitas istirahat, tetapi juga berkaitan dengan kesehatan tubuh, termasuk fungsi ginjal. Mulai dari begadang, mengonsumsi makanan tinggi garam, hingga menahan buang air kecil, sejumlah kebiasaan perlu diperhatikan agar tubuh tetap sehat.

Malam hari menjadi waktu bagi tubuh untuk beristirahat dan memulihkan energi setelah menjalani berbagai aktivitas. Namun, pola hidup yang kurang sehat dapat mengganggu proses tersebut, terutama jika dilakukan berulang kali dalam jangka panjang.

Lantas, apa saja kebiasaan malam hari yang sebaiknya diperhatikan? Berikut lima hal yang perlu diketahui.

1. Terlalu Sering Begadang dan Kurang Tidur

Begadang menjadi salah satu kebiasaan yang perlu dikurangi, terutama jika menyebabkan seseorang terus-menerus kekurangan waktu tidur. Kurang tidur dapat mengganggu ritme sirkadian, yaitu sistem biologis yang membantu mengatur siklus tidur dan bangun. Dalam jangka panjang, gangguan tidur juga berkaitan dengan peningkatan risiko berbagai masalah kesehatan, termasuk tekanan darah tinggi dan gangguan metabolisme.

Tekanan darah yang tidak terkontrol merupakan salah satu faktor risiko penyakit ginjal kronis. Sebaliknya, gangguan ginjal juga dapat memengaruhi tekanan darah sehingga keduanya saling berkaitan. Untuk menjaga kualitas tidur, usahakan tidur dan bangun pada waktu yang relatif konsisten setiap hari. Orang dewasa umumnya dianjurkan tidur setidaknya tujuh jam setiap malam.

Mengurangi penggunaan gawai menjelang tidur, membatasi konsumsi kafein pada sore atau malam hari, dan menciptakan suasana kamar yang nyaman juga dapat membantu memperbaiki pola istirahat.

2. Mengonsumsi Makanan Tinggi Garam pada Malam Hari

Mi instan, makanan olahan, camilan asin, dan sejumlah makanan siap saji sering menjadi pilihan ketika lapar pada malam hari. Namun, kandungan natrium dalam makanan tersebut perlu diperhatikan.

Asupan garam berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah. Jika berlangsung terus-menerus, tekanan darah tinggi dapat merusak pembuluh darah, termasuk pembuluh darah kecil di ginjal yang berperan dalam proses penyaringan darah.

Bagi orang yang telah memiliki penyakit ginjal atau hipertensi, pengendalian asupan natrium menjadi semakin penting. Meski demikian, dampaknya tidak hanya ditentukan oleh waktu makan, melainkan juga jumlah konsumsi dan pola makan secara keseluruhan.

Karena itu, bukan berarti semua makanan yang dikonsumsi pada malam hari berbahaya bagi ginjal. Hal yang lebih penting adalah memilih makanan bergizi seimbang, memperhatikan ukuran porsi, dan membatasi makanan yang terlalu asin atau tinggi lemak jenuh.

Jika merasa lapar sebelum tidur, pilih makanan ringan dengan kandungan garam yang lebih rendah. Hindari menjadikan makanan olahan tinggi natrium sebagai pilihan utama setiap malam.

3. Minum Terlalu Banyak atau Terlalu Sedikit Menjelang Tidur

Konsumsi cairan juga berperan dalam menjaga kesehatan ginjal. Namun, waktu dan jumlah minum perlu disesuaikan dengan kebutuhan tubuh. Minum dalam jumlah besar tepat sebelum tidur dapat membuat seseorang lebih sering terbangun untuk buang air kecil. Akibatnya, waktu istirahat menjadi terputus dan kualitas tidur dapat menurun.

Load More