Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Mobil BNN Dirusak Massa Saat Gerebek Narkoba, Kadus dan Warga Diamankan

M Nurhadi Jum'at, 07 Agustus 2020 | 07:41 WIB

Mobil BNN Dirusak Massa Saat Gerebek Narkoba, Kadus dan Warga Diamankan
Mobil BNNK Deli Serdang sebelum dievakuasi pihak kepolisian, Kamis (6/8/2020). [Kabarmedan.com]

Diduga, massa yang menghalang-halangi BNNK Deli Serdang memiliki hubungan keluarga dengan DPO narkoba.

SuaraSumut.id - Sebuah mobil milik Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Deli Serdang, Sumatera Utara dirusak oknum massa tak bertanggung jawab saat melakukan penggerebekan di Desa Ragemuk, Kecamatan Pantai Labu, Deli Serdang, Rabu (5/8/2020).

Berdasarkan informasi yang dilansir dari Kabarmedan.com (jaringan Suara.com), kronologi berawal saat personel BNNK Deli Serdang hendak melakukan penggerebekan di rumah seorang pria berinisial S (33).

“Saat penggerebekan datang salah seorang dari keluarga S bertanya kepada salah seorang petugas. Tak berapa lama terdengar suara jeritan sehingga mengundang massa yang mengerumuni rumah,” kata  Kapolsek Beringin, Polresta Deli Serdang AKP MKL. Tobing.

Untuk menghindari bentrok antar kedua pihak, pihak BNNK Deli Serdang kemudian memilih mundur dan mengamankan diri. Satu unit mobil ditinggalkan di lokasti tersebut.

“Amarah warga tidak terbendung, dan mobil tersebut menjadi amukan warga sehingga dirusak,” ujarnya.

Polsek Beringin yang menerima laporan terkait segera mendatangi lokasi dan berhasil menenangkan warga. Mobil yang dirusak massa kemudian dievakuasi ke Polresta Deli Serdang sebagai barang bukti. 

“Mobil yang kita amankan kondisinya rusak parah. Kita sudah berkoordinsi dengan BNNK Deli Serdang untuk membuat laporan resminya,” ujar Tobing.

Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang, Kompol Firdaus membenarkan hal tersebut, Kamis (6/8/2020) sore.

“Ada 2 orang diamankan dan lagi pemeriksaan secara intensif. Jadi setelah pemeriksaan nanti kita gelar perkara untuk menentukan statusnya. Saat ini masih saksi. Semuanya laki-laki, satu kadus (kepala dusun) dan satu lagi warga,” katanya.

Firdaus menyebut, kepala dusun tersebut diduga menghalang-halangi penangkapan. Sementara seorang warga mengakui perbuatannya untuk perusakan mobil BNNK Deli Serdang.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait