Terjaring Razia Masker, Warga Pilih Nyapu Dibanding Nyanyi Lagu Nasional

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi mengaku kaget melihat warga yang terjaring razia lebih memilih menyapu daripada menyanyikan lagu nasional.

Suhardiman
Selasa, 15 September 2020 | 17:30 WIB
Terjaring Razia Masker, Warga Pilih Nyapu Dibanding Nyanyi Lagu Nasional
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi beserta Forum Kominikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumut saat memantau operasi yustisi pendisiplinan penggunaan masker yang berlangsung di Lapangan Merdeka Medan, Selasa. (ANTARA/Nur Aprilliana Br Sitorus)

"KTP akan ditahan selama tiga hari, dan silahkan ambil di kantor Satpol PP," ungkapnya.

Masih Banyak Tak Hapal Lagu Nasional

Sementara itu, Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi mengaku kaget melihat warga yang terjaring razia lebih memilih menyapu daripada menyanyikan lagu nasional. Hal itu menjadi intropeksi bagi semua pihak.

"Kita harus introspeksi diri ini, kalau tidak kita yang menghapal lagu itu, masak orang Malaysia kita suruh nyanyi, atau Thailand apalagi Amerika. Jadi nyanyi lagu wajib aja rakyat kita masih seperti itu (salah-salah)," tambah Edy.

Baca Juga:Kasus Covid-19 Hampir Capai 100, Akses Masuk ke Pulau Nias Akan Ditutup

Edy mengatakan, protokol kesehatan merupakan obat untuk Covid-19. Namun masih banyak warga Sumut harus dihukum terlebih dahulu untuk dapat patuh.

"Rakyat yang di hukum pun disuruh pilih nyanyi lagu Satu Nusa Satu Bangsa, Padamu Negeri atau menyapu, banyak yang milih menyapu ajalah katanya," pungkasnya.

Kontributor : Muhlis

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini