DPR Minta Kemensos Beri Alat Bantu bagi Para Lansia Terlantar

Rencana dukungan terhadap pelayanan lanjut usia sudah sering dibahas DPR dan pemerintah.

Fabiola Febrinastri
Sabtu, 10 Oktober 2020 | 17:56 WIB
DPR Minta Kemensos Beri Alat Bantu bagi Para Lansia Terlantar
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, H Marwan Dasopang, kunjungan kerja reses DPR ke Sumut, Sabtu (10/10/2020). (Dok : Kemensos)

SuaraSumut.id - Kementerian Sosial (Kemensos) diminta untuk memberikan alat bantu bagi para lanjut usia (lansia) terlantar, dengan melibatkan instansi lain. Pelayanan Kemensos kepada lansia, selama ini dinilai sudah baik, hanya perlu ditingkatkan.

Hal ini dikemukakan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, H Marwan Dasopang, setelah melakukan kunjungan kerja reses DPR ke Provinsi Sumatera Utara (Sumut) masa Persidangan I Tahun Sidang 2020 - 2021.

"Perlu keterlibatan dari Kementerian Kesehatan dalam menyediakan pemenuhan kebutuhan obat-obatan dan makanan tambahan bagi lanjut usia,” kata Marwan di Jakarta, Sabtu (10/10/2020).

Salah satu kegiatan reses adalah meninjau Unit Pelaksana Teknis Lanjut Usia (UPT LU) Binjai atau eks Panti Sosial Tresna Werdha Abdi, di Jalan Perintis Kemerdekaan, Binjai.

Baca Juga:Gelar Program Inkubasi Kewirausahaan, Kemensos Gandeng Pertamina Lubricants

“Sudah keliling di kompleks UPT LU, dan secara umum, baik kamar tidur dan kamar mandi cukup bersih, " kata Marwan, yang juga Ketua Tim kunjungan Komisi VIII DPR RI.

Ia didampingi Kepala UPT LU, Binjai Herly Puji Mentari Latuperissa; Kadinsos Provinisi Sumut Rajali; serta Direktur Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Kemensos RI, Andi Hanindito.

Marwan menambahkan, rencana dukungan terhadap pelayanan lanjut usia sudah sering dibahas DPR dan pemerintah.

"Intinya, Kemensos memang tidak bisa kerja sendirian, melainkan harus ada koordinasi antar dan lintas kementerian/lembaga," katanya.

"Apa salahnya sebagai anggota DPR di Komisi VIII mendorong teman-teman di Komisi IX, meminta Kementerian Kesehatan untuk mengirimkan kebutuhan obat-obatan dan makanan tambahan ke sini bagi lanjut usia, " kata Marwan.

Baca Juga:Di Tengah Pandemi, Kemensos Lakukan Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial

Perlu dipahami bahwa dalam urusan pelayanan bagi lansia, tidak ada urusan pusat dan daerah melainkan urusan bersama.

Kompleks UPT LU Binjai berdiri di lahan seluas 7 hektare, dengan Warga Binaan Sosial (WBS) hingga Januari 2020, 176 lansia terlantar.

“Operasional pelaksanaan kegiatan sehari-hari, kami disuport oleh 10 Aparatur Sipil Negara (ASN) dan 10 pengasuh, " ungkap Puji, sapaan akrab Herly Puji Mentari Latuperissa.

Secara umum, dari 176 warga binaan tersebut, sebagian hanya bisa beraktivitas di kasur atau bedridden, sehingga membutuhkan penanganan yang telaten dan penuh kesabaran.

“Dari 7 hektare lahan, 2 hektare diantaranya bagi warga binaan yang masih bisa produktif untuk bertani dan sisa lahan lainnya untuk pemakaman, " jelas Puji.

Komoditas pertanian yang ditanam oleh warga binaan sosial tersebut, yaitu jagung, serai, ubi dan kacang ijo. Tapi ada juga kerajinan, seperti anyaman dan gerabah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini