“Hasil tanam dan usaha kerajinan tersebut dijual dan uangnya diberikan kembali kepada warga binaan sosial yang produktif, ” tambahnya.
Warga binaan dari UPT LU berasal dari sekitar daerah Binjai, Langkat dan Kota Medan, baik yang diantar langsung oleh keluarga maupun datang sendiri.
“Sebagian besar warga binaan di sini berasal dari daerah Binjai, Langkat dan Kota Medan. Saat mereka datang ada yang diantar keluarga dan ada juga datang sendiri, ” kata Puji.
Namun ada yang beda, khusus di masa Covid-19. Warga baru wajib protokol kesehatan, sehingga mereka tidak bisa langsung bergabung, melainkan menjalani isolasi selama 14 hari.
Baca Juga:Gelar Program Inkubasi Kewirausahaan, Kemensos Gandeng Pertamina Lubricants
“Bagi penghuni baru di masa Covid-19, Kami wajibkan mengikuti prokes dengan diisolasi 14 hari di sebuah wisma yang difungsikan sebagai tempat isolasi masih di dalam kompleks UPT LU Binjai, ” katanya.
Ke depan, warga binaan diharapkan tetap bahagia dan produktif menjalani hidup di UPT LU Binjai, sehingga mereka nyaman, tenang dan tidak merasa terbuang.
“Kami berusaha memberikan layanan yang terbaik bagi semua warga binaan dan semoga mereka tetap bahagia dan produktif di masa tuanya,” pungkas Puji.