- Kebakaran hebat melanda 77 rumah di Lhokseumawe pada Rabu, 6 Mei 2026, yang dipicu oleh korsleting listrik.
- Peristiwa tersebut memaksa 251 jiwa kehilangan tempat tinggal dan mengungsi ke tenda darurat yang telah disediakan.
- Petugas kesulitan memadamkan api karena akses jalan sempit serta letak rumah kayu warga yang sangat berdempetan.
SuaraSumut.id - Kebakaran ini menghanguskan puluhan rumah warga dan memaksa ratusan jiwa kehilangan tempat tinggal.
Api dengan cepat menjalar di antara rumah-rumah kayu yang berdempetan, mempercepat penyebaran dan memperparah dampak kebakaran.
Kebakaran 77 rumah ini membuat 251 jiwa dari 81 kepala keluarga mengungsi," kata Kepala BPBD Aceh Bahron Bakti, melansir Antara, Rabu, 6 Mei 2026.
Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 19.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini.
Dugaan sementara, kebakaran tersebut akibat adanya korsleting listrik dari salah satu rumah warga di sana.
Sementara itu, Kabid Damkar Aceh Utara, Samsuddin mengatakan bahwa petugas sempat menghadapi kendala besar di lapangan karena akses jalan yang sempit menuju ke lokasi kejadian.
"Proses pemadaman membutuhkan waktu berjam-jam karena akses jalan yang sangat sempit dan rumah yang saling berdempetan, sehingga armada sulit menjangkau titik api," jelasnya.
Berdasarkan data dari Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Lhokseumawe, Samsul, menyampaikan saat ini tim masih terus melakukan pendataan korban di lapangan, serta tenda darurat.
"Kami juga tengah menyiapkan tenda darurat dan menyalurkan bantuan masa panik untuk memenuhi kebutuhan mendasar warga yang terdampak,” katanya.