Tertipu Lowongan Kerja, Ibu dan Balitanya Diperkosa Bergilir Selama 14 Hari

Sang ibu ditipu oleh tiga pria yang menjanjikannya pekerjaan dengan gaji tinggi

Reza Gunadha | Fitri Asta Pramesti
Sabtu, 14 November 2020 | 14:29 WIB
Tertipu Lowongan Kerja, Ibu dan Balitanya Diperkosa Bergilir Selama 14 Hari
Ilustrasi korban pemerkosaan (ist)

SuaraSumut.id - Ibu dan putrinya yang baru berusia 4 tahun di Pakistan, dirudapaksa secara bergilir oleh sekawanan pria selama dua pekan, setelah ditipu dengan iming-iming akan diberi pekerjaan.

Menyadur The Sun, Jumat (13/11/2020), insiden yang terjadi di Pakistan ini berawal ketika sang ibu bertemu dengan tiga pria yang berjanji akan memberinya uang dalam jumlah banyak jika mau bekerja dengan mereka.

Percaya dengan omongan para pelaku, perempuan itu lantas mengajak anaknya mendatangi lokasi yang telah disebutkan. Tapi bukan pekerjaan yang didapat, keduanya malah disekap.

Ibu dan anak itu melakukan perjalan dari Karachi menuju Kashmore bersama para pelaku pada 25 Oktober lalu.

Baca Juga:Dijual Suami Rp 950 Ribu, Istri Digilir Empat Pria

Keduanya lalu dikurung di sebuah rumah. Tiga pria itu, dengan kejinya memperkosa sang ibu beserta putrinya secara bergilir.

Ilustrasi kekerasan pada anak. [Shutterstock]
Ilustrasi kekerasan pada anak. [Shutterstock]

Para pelaku melecehkan korban selama dua pekan sebelum akhirnya memperbolehkan sang ibu untuk keluar.

Tak serta merta membebaskan, pelaku rupanya menugaskan si ibu untuk mencari perempuan lain yang akan dijadikan sebagai korban berikutnya.

Agar sang ibu bersedia melakukan tugasnya, para pelaku mengancam akan membunuhnya beserta putrinya yang masih mereka sandera.

Begitu diizinkan keluar, ibu tersebut langsung menuju kantor polisi, alih-alih menuruti omongan pelaku. Dengan berani, ia menceritakan apa yang telah menimpanya selama dua pekan.

Baca Juga:Bemo Rombongan Kondangan Jatuh ke Saluran Air, 22 Orang Tewas

Polisi langsung melakukan penggerebekan ke lokasi dan menyelamatkan anak kecil itu dari sanderaan kawanan itu. Para pelaku melarikan diri.

Kendati demikian, polisi berhasil menangkap salah satu tersangka yang diidentifikasi sebagai Rafiq Malak. Ia disebutkan tak sengaja melukai diri sendiri saat berupaya kabur.

Para korban kini berada dalam perawatan di rumah sakit, di mana si anak dalam kondisi kritis. Hasil tes mengungkap keduanya juga dipukuli, selain diperkosa.

Serangan terhadap ibu dan anak ini terjadi beberapa bulan setelah Perdana Menteri Pakistan, Imaran Khan, menyerukan pemerkosa dan penganiaya anak untuk dikebiri. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini