alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dinkes: Pembagian Vaksin Covid-19 di Sumut Tertunda

Suhardiman Rabu, 25 November 2020 | 18:32 WIB

Dinkes: Pembagian Vaksin Covid-19 di Sumut Tertunda
Ilustrasi pandemi Covid-19 di dunia. [Suara.com/Eko Faizin]

dari informasi informal yang berkembang, vaksin Covid-19 baru akan tiba di Sumut paling cepat pada Januari 2021 mendatang.

SuaraSumut.id - Pembagian vaksin Covid-19 yang dijadwalkan pada pertengahan November 2020  tertunda. Hingga saat ini vaksin tersebut belum tiba dari Jakarta.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Utara, Alwi Mujahit Hasibuan, dilansir dari Digtara.com--jaringan Suara.com, Rabu (25/11/2020).

"Hingga saat ini kita belum menerima vaksin yang dijanjikan. Belum ada juga penjelasan secara spesifik kenapa pengiriman vaksin tertunda dan kapan akan tiba," kata Alwi.

Namun demikian, kata Alwi, dari informasi informal yang berkembang, vaksin Covid-19 baru akan tiba di Sumut paling cepat pada Januari 2021 mendatang.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Naik Lagi, Gara-gara Jumlah Tes Virus Corona Lebih Banyak?

"Sebenarnya bukan penundaan. Tapi tertunda. Kalau penundaan itu kan biasanya jelas ada suratnya. Lalu sampai kapan ditunda. Ini tidak ada, tidak ada juga kepastian kapan vaksin tersebut sampai," ujarnya.

Pihaknya tengah menyiapkan tenaga kesehatan yang akan menyalurkan vaksin tersebut. Saat ini sudah ada 2 gelombang pelatihan tenaga kesehatan yang mereka lakukan.

Di mana dari dua gelombang itu, terdapat 600 orang tenaga kesehatan yang berasal dari seluruh wilayah Sumatera Utara.

"Sudah dua gelombang yang masing-masing 300 orang. Dari seluruh daerah Sumatera Utara dengan komposisi nakes yang dilatih sesuai jumlah penduduk di masing-masing daerah. Jumlah yang dilatih ini sesuai dengan permintaan pemerintah pusat. Nanti kalau diminta lagi, kita latih lagi di gelombang selanjutnya," ungkapnya.

Pelatihan untuk para tenaga kesehatan yang akan menyalurkan vaksin tersebut, sebut Alwi, dilaksanakan secara daring (online).

Baca Juga: Indonesia Cetak Rekor Baru, Positif Corona Tambah 5.534 Orang per Hari

"Yang melatih dari BAPELKES (Balai Pelatihan Kesehatan) Batam," pungkasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait