alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Polwan Dihukum Atasan Gegara Main TikTok, Disebut Bikin Citra Buruk

Farah Nabilla | Gagah Radhitya Widiaseno Sabtu, 12 Desember 2020 | 20:14 WIB

Polwan Dihukum Atasan Gegara Main TikTok, Disebut Bikin Citra Buruk
Polwan bikin konten TIkTok berujung hukuman (Twitter)

"Saya ingin menekankan bahwa tidak pantas bagi petugas berseragam menari di TikTok ata platform media sosial apa pun. Ini akan menodai citra kepolisian," katanya.

SuaraSumut.id - Seorang polisi wanita (polwan) dikenai teguran dan hukuman oleh atasannya usai mengunggah video TikTok.

Ia mendapat teguran lantaran dianggap membuat citra polisi menjadi buruk karena unggahannya berjoget di depan kamera.

TikTok saat ini menjadi salah satu aplikasi populer yang digandrungi banyak orang. Tak cuma selebgram saja, tetapi semua elemen masyarakat tak terkecuali polwan menggunakan aplikasi ini.

Biasanya mereka yang mengunggah video TikTok ini untuk memberi edukasi ataupun bahan lucu-lucuan semata.

Baca Juga: Potret Seragam Polwan Zaman Old Ini Bikin Pangling, Roknya Jadi Sorotan

Namun bermain TikTok bisa juga berujung hukuman. Seperti yang dilakukan oleh salah seorang polwan satu ini.

Dilansir dari World of Buzz, seorang polwan Kota Bharu, Malaysia harus berurusan dengan pimpinan gara-gara mengunggah video TikTok.

Dalam video yang viral di media sosial tersebut, tampak polwan sedang berjoget di depan kamera.

Polwan bikin konten TIkTok berujung hukuman (Twitter)
Polwan bikin konten TIkTok berujung hukuman (Twitter)

Saking viralnya, video tersebut sampai ke dinas kepolisian setempat. Hal ini membuat pimpinannya harus memanggil polwan tersebut karena unggahannya tersebut.

Menurut Kepolisian Kerajaan Malaysia, video tersebut jelas tidak boleh dilakukan karena dalam posisi bertugas di lapangan.

Baca Juga: Potret Toyota Fortuner Terjebak Macet Ini Jadi Sorotan, Ada yang Aneh

Kepala Polisi Malaysia, Tan Sri Abdul Hamid Bador pun memberikan atensi serius untuk video yang menunjukkan anggota polwan itu menari. Dia menilai hal-hal seperti itu bisa membuat citra polisi buruk.

"Saya ingin menekankan bahwa tidak pantas bagi petugas berseragam menari di TikTok ata platform media sosial apa pun. Ini akan menodai citra kepolisian," katanya.

Waduh, ternyata di negara tetangga peraturannya cukup ketat juga ya!

Untuk melihat video selengkapnya, klik DI SINI!

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait