"Dia memiliki bekas luka yang tidak terbuka dan dia ingin mencoba, jadi kami memberinya kemungkinan untuk mencoba. Dan ketika dia berada di lapangan, dia merasa tidak nyaman, jadi itu adalah keputusan yang mudah untuk mengeluarkannya," tukasnya.
Kembali cederanya Martinelli tentu menjadi kabar buruk buat fans Arsenal, mengingat performa klub kesayangan mereka carut-marut sejak awal musim ini, khususnya di kancah domestik, dengan para attacker macam Pierre-Emerick Aubameyang, Alexandre Lacazette, serta Eddie Nketiah tampil jauh di bawah harapan.
Sebelum harus menepi pada Maret lalu akibat cedera lutut, Martinelli memang sempat menjadi pemain pujaan para Gooner.
Ya, Martinelli membuat gebrakan pada kampanye 2019/2020 lalu, yang merupakan musim debutnya bersama Arsenal setelah gabung dari klub Brasil Ituano, dengan mencetak 10 gol lintas kompetisi untuk The Gunners.
Baca Juga:Treble Domestik dan Juara Europa, Target Ambisius Ole Gunnar Solskjaer?
Sayang, performa hebat sang penyerang harus terhenti pada Maret setelah ia menderita cedera lutut serius dalam sebuah sesi latihan Arsenal.
Martinelli baru comeback ke tim utama Arsenal pada akhir pekan lalu, dan kini ia cedera lagi.