Menurut Listyo, sebagai Kabareskrim yang terpenting saat ini ialah berkerja secara profesional dan melakukan pembenahan di internal. Sehingga diharapkan dapat lebih dipercaya oleh masyarakat.
"Terpenting saat ini adalah bagaimana Bareskrim bekerja secara profesional, melakukan pembenahan internal agar bisa melakukan penegakan hukum secara tegas, humanis, transparan, bisa memberikan rasa aman dan memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan untuk masyarakat," katanya.
Baru-baru ini Presiden Jokowi memang sempat dikabarkan akan mengusulkan Listyo sebagai calon Kapolri.
Namun, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni memastikan hingga kekinian belum menerima surat dari presiden terkait penunjukkan calon Kapolri pengganti Jenderal Polisi Idham Azis.
Baca Juga:Jadi Calon Kuat Kapolri, Pengamat: Karir Komjen Listyo Tak Menonjol Amat
"Nanya Kapolri ya? Belum ada suratnya nih," kata Sahroni saat dikonfirmasi suara.com, Senin (11/1/2021).
Sahroni berujar, DPR RI masih menunggu surat rekomendasi dari presiden soal kandidat calon Kapolri tersebut. Dia juga belum mengetahui kapan kiranya presiden bakal menyerahkannya.
"Belum tau, DPR menunggu saja," kata dia.
Eks Ajudan Jokowi
Sebagai informasi, Listyo merupakan jenderal bintang tiga yang kekinian menjabat sebagai Kabareskrim Polri. Pria kelahiran Ambon, Maluku, 5 Mei 1969 itu merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1991.
Baca Juga:Herman Hery: Kapolri Pengganti Idham Azis Harus Bisa Jadi Pemersatu
Dalam perjalanan karirnya, Listyo terbilang moncer. Pada 2009 silam Listyo pernah menjabat sebagai Kapolres Pati. Setahun kemudian dia dimutasi menjadi Kapolres Sukoharjo.