Dipolisikan Lantaran Diduga Langgar Prokes, Gubernur Edy: Biarin Aja

"Biarin aja kalau dilaporkan, nantikan saya dipanggil Polda kalau dilaporkan," kata Edy.

Chandra Iswinarno
Sabtu, 23 Januari 2021 | 19:11 WIB
Dipolisikan Lantaran Diduga Langgar Prokes, Gubernur Edy: Biarin Aja
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi didampingi Wakil Gubernur Musa Rajekshah saat diwawancarai. [Istimewa]

SuaraSumut.id - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dilaporkan ke Mapolda Sumut. Pelapor adalah Himpunan Mahasiswa Al-Washliyah (Himma) Sumatera Utara.

Edy dilaporkan karena diduga melanggar protokol kesehatan saat menghadiri acara di Agrowisata Paloh Naga, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (16/1/2021).

"Benar sudah dilaporkan terkait dugaan pelanggaran Prokes," kata Ketua Himma Sumut, Abdul Razak, Jum’at (22/1/2021).

Bukan hanya Edy, laporan juga ditujukan ke pihak penyelenggara, yakni Direktur Bank Sumut Muhmmad Budi Utomo dan Bupati Deli Serdang Anshari Tambunan.

Baca Juga:Kekurangan! BNPB Akan Tambah Tenda Darurat Buat Pasien Corona di Sulbar

Razak mengatakan, kegiatan itu merupakan acara dari PT. Bank Sumut yang memberikan bantuan CSR ke Agrowisata Paloh Naga. Saat kegiatan berlangsung diduga terjadi kerumunan hingga berujung pelanggaran protokol kesehatan.

"Ini melanggar konstitusi protokol kesehatan nomor 6 tentang karantina dan surat telegram Kapolri nomor ST/3220/XI/KES.7.2020," katanya, dilansir dari medanheadlines.com--jaringan suara.com, Sabtu (23/1/2021).

Sementara itu, Edy Rahmayadi terlihat santai dan tak mau ambil pusing dengan hal tersebut

"Biarin aja kalau dilaporkan, nantikan saya dipanggil Polda kalau dilaporkan," kata Edy.

Edy membantah dengan tegas tuduhan tersebut. Ia mengaku jika kegiatan itu melanggar Prokes, sudah pasti dia akan meninggalkannya.

Baca Juga:Begini Mekanisme Vaksinasi Covid di Kabupaten Tangerang

"Saya Kasatgas Covid-19. Kalau itu melanggar, pasti saya tinggalkan itu,’’ujarnya

Dia juga memastikan para tamu yang hadir mentaati aturan prokes. Mulai dari mencuci tangan, jaga jarak hingga memakai masker.

"Tempat itu semua sawah, bagaimana mau ramai-ramai ? Duduknya itu saya lalu (tanda) kali, duduk (tanda) kali, lagi duduk lagi. Saya tidak tahu (kalau) ada foto ramai ramai, bagainana ceritanya? ujar Edy.

Edy berharap, kegiatan itu tidak dipolitisir. Sebab keberadaan agrowisata paloh naga sangat positif bagi masyarakat sekitar.

"Jangan dipolitisir kegiatan ini, kita melihat rakyat di desa. Kita mengapersiasi masyrakat desa yang telah membuat dan membangun desanya. itu yang dibesarkan, jangan yang lain-lain," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini