"WC yang selama ini berada di luar akan dipindahkan ke dalam. Hal ini untuk mempermudah nenek Sarifah menggunakannya di tengah usianya yang telah sepuh," ungkapnya.
Pihaknya juga akan memasukkan air bersih melalui PDAM, sebab air sumur yang ada di rumah beliau tidak layak konsumsi.
"Selama ini untuk minum sehari-hari, beliau mendapat sumbangan air isi ulang gallon dari para tetangga. Insya Allah, bedah rumah kita targetkan rampung dalam waktu sekitar tiga Minggu," jelasnya.
Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (P3SU) Kecamatan Medan Denai juga tengah melakukan pengorekan parit yang ada di depan rumah Sarifah.
Baca Juga:Pelatih Bali United Targetkan Poin Penuh di Laga Kedua Kontra Persiraja
Pengorekan dilakukan agar parit kembali dalam, sehingga dapat menampung debit air saat hujan deras turun.