alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Berawal dari Razia PPKM, Polisi Obrak-abrik Sarang Judi di Sumut

Suhardiman Jum'at, 02 April 2021 | 18:17 WIB

Berawal dari Razia PPKM, Polisi Obrak-abrik Sarang Judi di Sumut
Petugas kepolisian mendatangi lokasi perjudian di perbatasan Medan-Binjai. [Ist]

kedatangan petugas ke lokasi berawal saat tim gabungan Polrestabes Medan melaksanakan razia PPKM skala Mikro di kawasan Kutalimbaru.

SuaraSumut.id - Polisi menggerebek sarang perjudian di perbatasan Medan-Binjai, Sumatera Utara. Sarang itu berada di Desa Namorambe Julu, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis (1/4/2021).

Dalam penggerebekan tersebut polisi mengamankan 73 unit mesin jackpot, 1 set alat judi dadu, 1 unit loudspeaker, 1 unit TV

Saat penggeledahan di lokasi, polisi juga menemukan satu kotak berisi 50 senjata tajam berbagai jenis. Sejumlah orang yang berada di lokasi perjudian langsung kocar-kacir melarikan diri.

Informasi dihimpun wartawan, kedatangan petugas ke lokasi berawal saat tim gabungan Polrestabes Medan melaksanakan razia PPKM skala Mikro di kawasan Kutalimbaru.

Baca Juga: Diciduk di Parkiran Mal, Koboi Fortuner Ancam Warga Pakai Airsoftgun

Pasalnya, di kawasan itu terdapat sebuah lokasi hiburan malam yang diduga mengabaikan PPKM dengan tetap beroperasi hingga melewati batas jam operasional.

Sesampainya di lokasi lokasi ternyata tidak buka. Petugas yang melakukan penyisiran malah menemukan sarang perjudian yang berada di dekat lokasi hiburan malam tersebut.

Tak ayal, petugas yang melihat itu langsung bertindak mengobrak-abrik lokasi perjudian tersebut. Sejumlah pria diduga pemain judi langsung kabur meninggalkan lokasi tersebut.

"Sebenarnya kegiatan razia PPKM mikro di wilayah hukum Kutalimbaru, tapi banyak juga diamankan judi jakpot dan mesin ikan," kata Wakasat Reskrim Polrestabes Medan AKP Rafles Marpaung, Jumat (2/4/2021).

Usai diamankan, seluruh barang bukti mesin judi berikut senjata tajam yang didapat dari dua titik lokasi judi lalu diboyong ke Polrestabes Medan.

Baca Juga: Ganjar Pranowo: Ada Invisible Hand yang Ingin Memecah Belah Indonesia

"Untuk pelakunya sudah berlarian," pungkasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait