alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

45 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung di Deli Serdang

Suhardiman Kamis, 08 April 2021 | 18:31 WIB

45 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung di Deli Serdang
Rumah warga roboh akibat puting beliung di Deli Serdang, Sumatera Utara. [Ist]

Pihaknya telah melakukan penanggulangan dengan memberikan bantuan logistik.

SuaraSumut.id - Puluhan rumah di Desa Amplas/Tambak Rejo, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara, rusak diterpa angin puting beliung, pada Rabu (7/4/2021). Seorang anak terluka di kening akibat tertimpa batu bata yang terbawa angin.

"Total rumah yang kena ada 45 rumah," kata Kepala Desa Amplas, Edi Purwanto, Kamis (8/4/2021).

Pihaknya telah melakukan penanggulangan dengan memberikan bantuan logistik. Selain itu, dilakukan analisis kerugian dan berkoordinasi dengan BPBD Deli Serdang.

"Ada korban luka, sudah difasilitasi di bidan. Tidak begitu serius. Korban anak-anak," ujarnya.

Baca Juga: Sosok Doddy Angga, Viral Tukang Nasi Kuning Mirip Lee Min Ho

Pantauan di lapangan, personel BPBD Deli Serdang membantu warga dengan mendirikan posko, pemasangan seng, pembagian logistik dan lainnya.

Petugas kepolisian juga datang membawa bantuan beras dan diberikan kepada korban bencana.

Kapolsek Percut Sei Tuan, AKP JP Napitupulu mengatakan, pihaknya mencatat ada 45 rumah terdampak angin puting beliung.

Pihaknya datang ke lokasi membawa bantuan logistik berupa sembako untuk diberikan kepada warga yang terdampak.

"Saat ini kami memberikan sembako kepada saudara-saudara kami yang terkena musibah. Semoga dengan bantuan ini dapat membantu bapak itu yang terkena bencana alam. Mudah-mudahan rekan-rekan lainya turun ke sini untuk memberi bantuan," katanya.

Baca Juga: 2 Orang Dari KPK Sambangi Rumah Eks Bupati Gresik Sambari di Surabaya

Pihaknya juga akan memberikan jaminan keamanan dan ketertiban masyarakat secara maksimal dengan menempatkan Bhabinkamtibmas dari desa-desa terdekat untuk digeser ke lokasi bencana.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait