alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Polda Sumut Musnahkan 205 Kg Sabu dari 66 Kasus

Suhardiman Rabu, 14 April 2021 | 20:06 WIB

Polda Sumut Musnahkan 205 Kg Sabu dari 66 Kasus
Barang bukti narkoba dimusnahkan menggunakan mesin Incenerator milik BNNP Sumut. [Suara.com/Muhlis]

Barang bukti narkoba dimusnahkan dengan menggunakan mesin incenerator milik BNNP Sumut.

SuaraSumut.id - Polda Sumut memusnahkan barang bukti narkotika hasil pengungkapan 66 kasus medio Desember 2020 hingga Maret 2021, Rabu (14/4/2021).

Barang bukti yang dimusnahkan berupa 205,392,84 gram sabu, 23 butir pil ekstasi dan 5 kilogram ganja.

Selain barang bukti narkoba yang disita, petugas juga mengamankan 110 tersangka yang sudah ditahan di sel tahanan Dit Res Narkoba Polda Sumut. Barang bukti narkoba dimusnahkan dengan menggunakan mesin incenerator milik BNNP Sumut.

Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, mengatakan pemusnahan barang bukti ini sebagai bentuk keseriusan dalam memberantas peredaran gelap narkotika di Sumatara Utara.

Baca Juga: Tak Cukup Ijazah, Mahasiswa Vokasi Harus Mengantongi Sertifikasi Kompetensi

"Dengan dimusnahakannya barang bukti narkotika ini, Polda Sumut berhasil menyelamatkan jutaan jiwa generasi penerus bangsa dari penyalahgunaan narkoba," katanya.

Polda Sumut juga telah melaksanakan Deklarasi Tolak Narkoba bersama Forkopimda Sumut sebagai upaya mencegah peredaran narkoba. Diharapkan dengan adanya deklarasi bersama ini, Sumatera Utara bebas dari narkoba.

"Saya juga meminta kepada Kejaksaan untuk tidak segan-segan memberikan hukuman mati kepada para bandar dan pengedar narkoba di Sumatera Utara," ujarnya.

Ia mengatakan, kondisi pengguna narkoba di Sumatera Utara berdasarkan data BNNP Sumut menempati posisi rangking pertama di seluruh provinsi di Indonesia.

Forkopimda, kata Panca Putra, tidak menginginkan kondisi tersebut terjadi di Sumut sehingga dilakukan deklarasi hari ini.

Baca Juga: Proyek Jalan Provinsi Sepanjang 40 Km di Bengkayang Dilanjutkan Tahun Ini

"Kalau ini tidak menjadi perhatian kita bersama, maka generasi penerus bangsa khususnya warga Sumut akan menjadi korban," pungkasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait