alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Gegara Harta Warisan, Abang-Adik di Bener Meriah Saling Bacok

Suhardiman Jum'at, 23 April 2021 | 05:17 WIB

Gegara Harta Warisan, Abang-Adik di Bener Meriah Saling Bacok
Ilustrasi penikaman-Abang Adik Bener Meriah Saling Bacok .(Shutterstock).

Akibatnya, JD mengalami luka akibat terkena bacokan parang.

SuaraSumut.id - Abang dan adik di Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, terlibat perkelahian berdarah, Kamis (22/4/2021).

Perkelahian menggunakan senjata tajam terjadi antara JD (33) dengan kedua adik kandungnya, yaitu HF (27) dan SB (20). Akibatnya, JD mengalami luka akibat terkena bacokan parang.

"JD mengalami luka berat di bagian kepala, bahu sebelah kanan dan jari tangan sebelah kanan. Saat ini sedang dilakukan operasi di RSUD Muyang Kute Bener Meriah," kata Kapolsek Bukit Iptu Karyanto Pangap, dilansir Antara, Jumat (23/4/2021).

Peristiwa berawal saat JD mendatangi HF yang sedang berada di rumah bibi kandungnya yang tak jauh dari kediaman mereka. Sesampainya di sana JD tiba-tiba langsung memukul HF di bagian kepala dengan kedua tangannya.

Baca Juga: Nama Aziz Syamsuddin Terseret Kasus Suap Penyidik KPK

"JD mengacungkan senjata tajam berupa parang ke arah HF. Saat itu juga HF mengambil parang ke rumah dan kembali lagi ke lokasi. Terjadilah perkelahian keduanya," ujarnya.

"Saat sedang terjadi perkelahian, SB datang membela HF dengan ikut memukul JD," tambahnya.

Ia mengatakan, perkelahian dipicu permasalahan harta warisan dari orangtua mereka.

"Dari keterangan sementara perkelahian dipicu permasalahan harta warisan milik orangtua pelaku dan korban, namun kita akan menyelidiki lebih lanjut," katanya.

Saat ini HF dan SB telah diamankan polisi di Mapolsek Bukit untuk menjalani proses hukum. Sementara JD yang mengalami luka berat dirawat intensif di RSUD Munyang Kute Bener Meriah.

Baca Juga: Keluarga ABK KRI Nanggala Gelar Doa Bersama untuk Keselamatan

"Untuk barang bukti berupa dua buah parang," tukasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait