"Ya gitulah bang, namanya hidup punya lika-liku, mungkin ini titik balik saya dapat disini," kata Tunoq.
Dengan membagikan nasi gratis, Tunoq mengatakan ini merupakan cara dia untuk membayar perbuatannya di masa lalu.
"Kalau saya berpikiran bahwa ini bekal saya di akhirat, karena yang saya lakukan lalu-lalu sudah cukup kelam , inilah cara saya membayar yang lalu-lalu saya buat," katanya.
"Ingatlah harta kita bukan hanya hak kita disitu ada juga hak orang lain . Jadi, gak ada salahnya kita berbagi sedikit walaupun seribu rupiah," sambungnya.
Baca Juga:Tangcity Mall Bantah Langgar Prokes: Pengunjung Meningkat Tapi Terkontrol
Tunoq juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak sekali-kali menyentuh narkoba.
"Sulit keluar kalau sudah masuk lingkaran narkoba, kalau gak ditinggalkan, ya ujung-ujungnya kesana (penjara)," tukasnya.
Kontributor : M. Aribowo