alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

RS Martha Friska Medan Resmi Berhenti Layani Pasien Covid-19, Ini Alasannya

Suhardiman Selasa, 04 Mei 2021 | 18:08 WIB

RS Martha Friska Medan Resmi Berhenti Layani Pasien Covid-19, Ini Alasannya
Gubernur Edy Rahmayadi saat meninjau RS Marta Friska Medan [Ist]

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi mengatakan, alasan tidak diperpanjangnya kontrak itu karena adanya persoalan internal yang harus diselesaikan pihak rumah sakit.

"Satu dialihkan ke RSUP Haji Adam Malik, kedua ke RS Haji Medan kemudian RS L Tobing, Royal Prima dan RS Murni Teguh," ungkapnya.

Edy memastikan lima rumah sakit itu akan mampu menampung pasien yang masih dirawat di RS Martha Friska. Berdasarkan data, kapasitas keterpakaian bed rumah sakit hanya 64 persen.

Berarti ada 34 persen lagi yang sanggup menampung pasien. Terkhusus pasien ibu dan anak itu sudah kita siapkan ada 9 room di RS Haji," bebernya.

Edy akan berupaya memastikan agar rumah sakit swasta yang sejak awal pandemi menangani pasien Covid-19 tetap beroperasi. Hal tersebut untuk menjamin para tenaga medis yang ada tetap bekerja.

Baca Juga: Permohonan Mark Sungkar Jadi Tahanan Kota Dikabulkan

Meski demikian, Edy belum bisa memastikan dengan berakhirnya kontrak di RS Martha Friska, APBD akan dialihkan ke rumah sakit umum lainnya. Sebab ada beberapa prosedur yang harus dilaksanakan.

Untuk operasional termasuk gaji, insentif dan logistik di RS Martha Friska dalam hitungan bulan telah menghabiskan Rp 5 milar.

"Ada prosedur, karena setiap APBD ada ketentuannya, kita juga tak bisa sembarangan. Tapi akan memfasilitasi tenaga-tenaga kesehatan kita ini," pungkasnya.

Kontributor : Muhlis

Baca Juga: 7 Potret Rezky Aditya Momong Baby Athar, Gemesin Banget!

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait