Penumpang Sembunyi di Atap Angkot Ditutupi Terpal Demi Lolos di Penyekatan

Petugas menemukan sejumlah penumpang bersembunyi di atap angkutan umum dengan ditutupi terpal.

Suhardiman
Selasa, 18 Mei 2021 | 11:28 WIB
Penumpang Sembunyi di Atap Angkot Ditutupi Terpal Demi Lolos di Penyekatan
Sopir membawa penumpang di atap angkot dihukum push up. [ANTARA]

SuaraSumut.id - Sejumlah masyarakat menggunakan berbagai modus demi mengelabui petugas yang berjaga di pos penyekatan larangan mudik di Medan.

Petugas menemukan sejumlah penumpang bersembunyi di atap angkutan umum (angkot) dengan ditutupi terpal.

Petugas pun memaksa penumpang tersebut turun di posko penyekatan larangan mudik Lebaran, di Jalan Jamin Ginting, Medan, Senin (17/5/2021).

Petugas dari TNI/Polri, Satpol pamong praja, Dinas Perhubungan, Dinas Kominfo, dan BPBD Kota Medan memeriksa suhu tubuh penumpang, dan mereka tidak diperbolehkan melanjutkan perjalanan.

Baca Juga:Jokowi ke Bekasi Lihat Vaksinasi COVID-19 untuk Buruh

Selain itu, sopir yang membawa tiga orang penumpang di atap angkutan umum ini mendapat hukuman push up. Mereka disebut melanggar aturan berlalu lintas yang dapat membahayakan keselamatan.

Salah satu petugas Kompol Efendi Sinaga mengatakan, penyekatan dilakukan untuk mengurangi mobilitas masyarakat yang ingin memasuki kota Medan.

"Kami lakukan penyekatan dengan memberhentikan kendaraan secara acak, dan pengukuran suhu tubuh. Jika ada penumpang yang suhu tubuhnya di atas 37 derajat Celcius, maka dilakukan test antigen," katanya.

"Bagi masyarakat yang telah diperiksa kami persilahkan untuk melanjutkan perjalanannya," tambahnya.

Diketahui, Polda Sumut memperpanjang penyekatan kendaraan sampai 24 Mei 2021.

Baca Juga:Pencarian Anak Hanyut di Bandar Lampung, Ayah Azan di Gorong-gorong

Wali Kota Medan Bobby Nasution menyebut, posko penyekatan mudik di daerah perbatasan ini sebagai upaya mengontrol mobilitas penduduk dari luar Kota Medan guna menekan penyebaran Covid-19.

"Untuk antisipasi secara keseluruhan, Mebidangro (Medan, Binjai, Deli Serdang dan Karo) tidak ditutup. Ini memang potensi tadi bagaimana wisatanya. Maka kita coba, kita tes masyarakat yang akan berwisata ke Deli Serdang," tukasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini