Tulang Sotong, Limbah yang Jadi Primadona Komoditas Ekspor

Namun, berbeda dengan tulang sotong yang kebanyakan dimanfaatkan untuk pakan burung.

Suhardiman
Minggu, 13 Juni 2021 | 21:17 WIB
Tulang Sotong, Limbah yang Jadi Primadona Komoditas Ekspor
Riki Santri Kurniawan (24) menunjukkan tulang sotong yang akan di ekspor ke Tiongkok. [Suara.com/ Budi Warsito]

"Kalau ada yang hitam-hitam dibersihkan menggunakan sikat gigi. Ukuran paling kecil kita terima 5 cm, paling besar bisa mencapai 25 cm," imbuh Riki.

Harga Bahan Tulang Sotong Melambung Tinggi

Tingginya permintaan tulang sotong di Tiongkok membuat harga yang sebelumnya dianggap limbah dari pabrik meningkat.

Biasanya harga bahan baku dibeli Rp 25 ribu untuk ukuran tulang sotong 25 cm ke atas. Saat ini, harga per kilo tulang sotong melabung cukup tinggi. 

Baca Juga:Innalillahi, Pengasuh Ponpes Sidogiri Pasuruan KH Nawawi Abdul Jalil Dikabarkan Wafat

"Saat ini harga tulang sotong 25 cm keatas sudah mencapai Rp 70 ribu hingga Rp 80 ribu per kg. Awalnya tulang sotong ini harganya murah, tapi sekarang tinggi harganya," papar Riki.

Hal itu dikarenakan adanya eksportir dari daerah lain yang juga membeli tulang sotong dari pabrik yang sama.

"Jadi mereka jual sama yang kasi tawaran harga tertinggilah bang. Untuk kendala mendapatkan bahan baku kendalanya dialam. Kalau cuaca buruk di laut pasti pengaruhi pendapatan bahan baku kita, kalau cuaca bagus lumayan banyak," tandas Riki.

Kontributor: Budi Warsito

Baca Juga:Pengasuh Ponpes Sidogiri KH Nawawi Abdul Jalil Meninggal Dunia, Gubernur Khofifah Berduka

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini