alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Amerika Beri 100 Dollar untuk Warga yang Mau Divaksinasi Covid-19

Suhardiman Jum'at, 30 Juli 2021 | 11:18 WIB

Amerika Beri 100 Dollar untuk Warga yang Mau Divaksinasi Covid-19
Ilustrasi vaksinasi Covid-19. (Dok. Ema/Suara.com)

Mereka akan memberikan bantuan teknis dalam menggunakan dana itu guna mendukung peningkatan vaksinasi.

SuaraSumut.id - Amerika Serikat memberikan 100 dollar atau setara Rp 1,4 juta kepada warganya yang baru divaksinasi Covid-19. Departemen Keuangan menyebut, hal itu bagian dari paket dana bantuan senilai 350 miliar dolar AS yang diberikan kepada pemerintah negara bagian, lokal, dan teritorial sesuai UU Rencana Penyelamatan Amerika.

"Hari ini, presiden menyerukan kepada pemerintah negara bagian, teritorial, dan lokal untuk memberikan pembayaran 100 dolar AS untuk setiap orang Amerika yang baru divaksinasi, sebagai insentif tambahan untuk meningkatkan tingkat vaksinasi, melindungi masyarakat, dan menyelamatkan nyawa,” kata Departemen Keuangan, diberitakan hops.id, Jumat (30/7/2021).

Mereka akan memberikan bantuan teknis dalam menggunakan dana itu guna mendukung peningkatan vaksinasi. Pihaknya juga sedang memperluas kredit pajak yang dapat diklaim oleh pengusaha yang memberikan cuti berbayar bagi karyawannya yang divaksinasi.

Di New York City, otoritas telah mengumumkan bahwa siapa pun yang mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 pertama mereka di situs yang dikelola pemerintah kota akan menerima 100 dolar AS.

Baca Juga: Begini Rasanya Jadi Cewek Penampilan Cuek di tengah Teman Jago Dandan

Joe Biden mengatakan, masalah pandemi ini belum usai karena masih banyak rakyat Amerika yang belum mendapatkan vaksinasi. Dalam pernyataannya, Biden menunjukkan kejengkelan karena begitu banyak orang Amerika yang memenuhi syarat namun enggan disuntik.

“Jika Anda divaksinasi, Anda tidak akan dirawat di rumah sakit, Anda tidak akan berada di ICU, dan Anda tidak akan mati. Jadi sangat penting bagi kita semua untuk peduli dengan sesama orang Amerika,” tegas Biden.

Berdasarkan data hampir semua rawat inap dan kematian akibat Covid-19 di AS terjadi pada orang yang belum divaksinasi. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), hanya 56,2 persen orang Amerika yang sudah mendapatkan setidaknya satu dosis vaksin Covid-19.

Kasus Covid-19 di AS telah bertambah tiga kali lipat selama dua pekan dengan banyaknya hoaks mengenai vaksin. Akibatnya rumah sakit kewalahan, sementara petugas kesehatan sudah lelah menghadapi pandemi selama 1,5 tahun. Pada Selasa (20/7), AS mencatat lebih dari 37 ribu kasus Covid-19, naik dari 13.700 kasus Covid-19 pada 6 Juli.

Baca Juga: Bed Isolasi RS Terisi 62 Persen dan ICU 80 Persen, Wagub DKI: Kasus Covid-19 Menurun

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait