SuaraSumut.id - Dua siswa asal Sumatera Utara menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Istana, Selasa (17/8/2021).
Keduanya adalah Rifaldy Prayoga dan Ardelia Muthia Zahwa. Mereka merupakan putra dan putri terbaik dari Sumatera Utara yang lolos dari serangkaian tes untuk bisa menjadi anggota Paskibraka Nasional.
Tak heran juga mereka bisa menjadi perwakilan dari Sumatera Utara. Pasalnya, dari penuturan orangtuanya mereka memang sejak SD sudah mengikuti kegiatan Paskibra.
![Ardelia Muthia Zahwa Anggota Paskibraka perwakilan dari Provinsi Sumatera Utara terpilih sebagai pembawa bendera Merah Putih di Istana, Selasa 17 Agustus 2021 [Suara.com / Sekretariat Presiden RI]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/08/17/45590-ardelia-muthia-zahwa.jpg)
Yudha, ayah dari Rifaldi Prayoga mengaku, anaknya memang aktif dalam kegiatan di sekolahnya. Mulai dari SD, SMP Harapan I dan SMA Syafiatul Amaliyah.
Baca Juga:Hari Kemerdekaan RI ke-76, 158 Warga Binaa Lapas IIB Singaraja Terima Remisi
"Sejak SD sudah ditunjuk untuk Paskibra sekolahan. SMP juga ekstrakulikuler yang diambil Paskibra," kata Yudha, kepada SuaraSumut.id.
Ia mengaku, pada 2019 anaknya meraih prestasi pada perlombaan Paskibra yang digelar di SMA 1 Medan.
"Alhamdulilah tahun 2019 anak saya ikut perlombaan Paskibra dan juara umum," ungkapnya.
Bahkan menjadi Paskibraka di Istana Negara sudah menjadi keinginan pemuda yang akrab disapa Yoga tersebut. Sebagai orangtua, Yudha ikut senang dan gembira juga bangga atas raihan anaknya.
"Kita sebagai orang tuanya ya mendukung dan mensupport kegiatan positif anak-anak kita. Sebagai orangtua merasa senang dan banggalah melihat anak bisa sampai nasional," paparnya.
Baca Juga:PPKM Kota Semarang Turun Level, Wali Kota Sebut Peluang Pembelajaran Tatap Muka Dibuka
"Cita-citanya ingin jadi militer. Memang dia sudah menggariskan mungkin dari Paskibra bisa capai cita-citanya itu. Mudah-mudahan kita doakan dia bisa mencapai cita-citanya itu," tandas Yudha.