alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Madina Jadi PPKM Level 4: Kesalahan Input Data

Suhardiman Rabu, 08 September 2021 | 16:26 WIB

Madina Jadi PPKM Level 4: Kesalahan Input Data
Ilustrasi PPKM level 4 (Kolase foto)

penetapan Level 4 ini karena adanya kesalahan dalam pengimputan data Covid-19.

SuaraSumut.id - Pemerintah menetapkan Kabupaten Mandailing Natal (Madina), SUmatera Utara menjadi wilayah PPKM Level 4 dari sebelumnya Level 2.

Kadis Komunikasi dan Informatika Sahnan Pasaribu mengatakan, penetapan Level 4 ini karena adanya kesalahan dalam pengimputan data Covid-19.

"Tanggal 3 September kemarin ada kesalahan input yang melaporkan terjadi kematian kasus Covid-19 sebanyak 93 orang kepada Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat, padahal kenyataannya itu tidak ada," kata Sahnan yang juga Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Madina, melansir Antara, Rabu (8/9/2021).

Ia mengaku, Pemkab Madina akan tetap menjalankan instruksi dari Pemerintah Pusat tersebut sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku, terkait PPKM Level 4.

Baca Juga: Soal Sekolah Tatap Muka di Depok, DPRD: Protokol Kesehatan Saja Tidak Cukup

"Kita akan mengikuti dan melaksanakan In Mendagri dan Instruksi Gubernur (In Gub) terkait penetapan PPKM level 4 ini. Instruksi Bupatinya juga pada hari ini akan terbit," katanya.

Pihaknya juga melakukan klarifikasi kepada Pemprov Sumut dan Pemerintah Pusat terkait data 93 orang yang dinyatakan meninggal akibat Covid-19 tersebut.

Berdasarkan hasil identifikasi yang dilakukan oleh Satgas dari data tersebut yang meninggal hanya 11 orang itupun meninggalnya bukan pada tanggal 3 September 2021, tapi di bulan sebelumnya.

Selain itu dalam klarifikasi tersebut kepada Menteri Dalam Negeri juga dimohonkan agar menurunkan level tersebut ke level 2.

Berdasarkan update data perkembangan Covid-19 pada 7 September 2021, jumlah konfirmasi tercatat 13 kasus.

Baca Juga: Bertemu Ketua Parlemen Austria dan Vietnam, Puan Maharani Bahas Penanganan Covid-19

Meninggal dari konfirmasi positif 43 orang, sembuh dari konfirmasi positif 486 orang, konfirmasi positif komulatif 542 orang dengan jumlah keseluruhan spesimen 1.656 orang.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait