"(Hampir) tiap hari dimintanya dua ribu, entah (untuk) uang apa, pening aku," ungkapnya.
Ia merasa keberatan setiap hari dipalak, meski hanya Rp 2 ribu.
"Kondisi kita lagi sulit, enak aja dia minta Rp dua ribu. Bagus kukasih sama anakku," katanya.
Ia berharap pihak kepolisian bertindak menertibkan oknum-oknum yang meresahkan masyarkat, khususnya pedagang.
Baca Juga:Terungkap! Pelaku Penyerangan Ustaz di Batam Dua Kali Kabur dari RSJ
"Aku sudah pernah juga sebelumnya ribut sama preman gara-gara ini, bentar lagi dibunuh orang aku," kesalnya.
Polisi tangkap pelaku
Tak lama setelah video tersebut beredar, polisi langsung bertindak. Pria berinisial R (29) ditangkap bersama seorang wanita S (35) yang diduga ikut memalak.
Keduanya diboyong ke Polsek Medan Barat untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Saya sempat marah karena terlalu arogan dan berani (menantang), sehingga kita buktikan dengan menurunkan
Baca Juga:Robert Lewandowski: Saya Tak Perlu Buktikan Diri dengan Pindah ke Liga Lain
Unit Reskrim dan menangkapnya," kata Plt Kapolsek Medan Barat AKP Tina Pulitawati