"Ini baru 22 titik, berharap nanti bisa seluruh ruas jalan di Kota Medan, tapi ini bertahap. Butuh sosialisasi baik kepada masyarakat maupun juru parkir yang akan bekerja di titik-titik itu. Jukir yang selama ini akan tetap kita berdayakan, tapi butuh edukasi kepada mereka nanti bagaimana menggunakan sistem yang ada ini dan akan dilakukan pelatihan yang akan diakomodir oleh Dishub," katanya.
Terkait persiapan rekrutmen juru parkir, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan Iswar Lubis mengatakan, Dishub tetap memprioritaskan para jukir selama dapat mengikuti aturan yang ada.
Aturan yang dimaksud yakni, dapat menjalankan tugas dengan sistem nontunai dan mampu memberikan pelayanan terbaik.
"Kita tetap memprioritaskan jukir yang ada saat ini selama mereka ikuti aturan yang ada. Kemudian selanjutnya selama mereka dapat melakukan pelayanan terbaik," kata Iswar.
Baca Juga:Bobby Nasution Minta Masyarakat Tak Takut Lapor Lokasi Judi di Kota Medan
Kata Iswar, saat ini tengah dilakukan pelatihan kepada sejumlah juru parkir yang nantinya akan ditempatkan di 22 titik tersebut.
Namun, dia belum bisa memastikan jumlah yang dibutuhkan saat ini. Hal itu lantaran belum dilakukan penyesuaian berapa kebutuhan jumlah tenaga jukir di titik pemberlakuan pembayaran nontunai.
"Untuk jumlah itu sesuai kebutuhan kita dimana saja yang akan kita tempatkan. Nanti setiap jukir yang terdaftar sebagai jukir nontunai, dia akan didaftarkan sebagai peserta BPJS dan Ketenagakerjaan," katanya.
Kontributor : Muhlis
Baca Juga:Lantik 12 Direksi BUMD Kota Medan, Bobby Nasution: Jangan Ada Korupsi, Pungli!