facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Gerebek Warnet dan Kafe di Sumut, BNN Amankan Ratusan Orang-Sita 5 Ribu Butir Pil Ekstasi

Suhardiman Kamis, 04 November 2021 | 13:29 WIB

Gerebek Warnet dan Kafe di Sumut, BNN Amankan Ratusan Orang-Sita 5 Ribu Butir Pil Ekstasi
BNNP Sumut bersama Wali Kota Medan Bobby Nasution menunjukkan barang bukti ekstasi. [Suara.com/M.Aribowo]

ribuan butir ekstasi ini akan diedarkan di Medan. Barang haram ini sendiri terindikasi dipasok dari Lapas di Sumut.

SuaraSumut.id - BNNP Sumut melakukan serangkaian penindakan di berbagai lokasi diduga rawan peredaran narkoba di Sumatera Utara. Ada empat lokasi yang digerebek, mulai dari kafe hingga warnet di Medan dan Binjai.

Kepala BNNP Sumut Brigjen Pol Toga Panjaitan mengatakan, awalnya petugas melakukan penggerebekan warnet di Jalan Sei Wampu, Binjai.

"Kasus penyalahgunaan di warnet kami dapatkan di lokasi sebanyak lebih kurang 17 orang," katanya, Kamis (4/11/2021).

Petugas lalu melakukan pemeriksaan dan didapati 13 orang positif narkoba jenis sabu.

Baca Juga: Lirik Lagu Kopi Dangdut Fahmi Shahab, Mainkan Sambil Berdendang

"Dari 17 orang kami tes urine, yang positif 13 orang. Di lokasi kami temukan alat-alat untuk mengisap sabu," katanya.

Toga menjelaskan, pihaknya juga sedang mendalami peredaran dan pemakaian narkoba di dalam warnet.

"Sedang kami dalami modus baru di game net itu disiapkan tempat, bisa langsung pakai di tempat, kita dalami keterlibatan si pemilik ini," ujarnya.

Toga mengatakan, dalam tiga bulan terakhir pihaknya melakukan penindakan di berbagai lokasi warnet di Medan dan Binjai. Ada sekitar 400 orang yang diamankan.

"Selama satu Minggu dari warnet-warnet kami amankan lebih kurang 50 orang. Dilakukan tes urine dan semua terindikasi positf menggunakan ampetamin," kata Toga.

Baca Juga: Wanita Syok Pacarnya Selingkuh dengan 5 Orang, Baru Terbongkar Sehari Jelang Pemakaman

"Selama dua bulan hingga tiga bulan ini kami amankan dari warnet lebih kurang 400 orang penyalahgunaan dan kami sudah merehabilitasi sebanyak 100 lebih," sambungnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait