facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pekan Kuliner Kondang Medan Ajarkan UMKM Melek Digitalisasi

Suhardiman Sabtu, 20 November 2021 | 03:05 WIB

Pekan Kuliner Kondang Medan Ajarkan UMKM Melek Digitalisasi
Wali Kota Medan Bobby Nasution bersama Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman di Pekan Kuliner Kondang di gedung Warehhuis, Jumat (19/11/2021) malam. [Ist]

Hal itu memang sesuai dengan visi mayoritas pedagang.

SuaraSumut.id - Pertunjukan mapping visual berlatar gedung Warenhuis menandai dibukanya kembali Kesawan City Walk (KCW) dan Pekan Kuliner Kondang (PKK), Jumat (19/11/2021) malam.

Wali Kota Medan Bobby Nasution tampak hadir bersama istri Kahiyang Ayu. Sebelum menyaksikan pertunjukan maping visual, Bobby melihat-lihat sekitar 60 stand beragam kuliner, mulai kuliner khas lokal Medan hingga kuliner mancanegara tersedia.

Di salah satu stand Bobby bersama Kahiyang dan Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman mencicipi salah satu kuliner.

"Ini bayarnya cashless ya. Jadi bisa via Qris. Ada diskon up to 60 persen juga," kata Bobby.

Baca Juga: Prediksi Persib Bandung vs Persija Jakarta: Duel Klasik Penuh Gengsi di BRI Liga 1

Salah satu maksud digelarnya kembali KCW dan PKK adalah untuk mengedukasi masyarakat dan pelaku UMKM agar melek digitalisasi. Hal itu memang sesuai dengan visi mayoritas pedagang.

 Pertunjukan Mapping Visual di Pekan Kuliner Kondang di gedung Warehhuis, Jumat (19/11/2021) malam. [Ist]
Pertunjukan Mapping Visual di Pekan Kuliner Kondang di gedung Warehhuis, Jumat (19/11/2021) malam. [Ist]

Ina Nasution, salah satu peserta stand kuliner yang menjual masakan khas Jepang bernama Mentai Keiko lebih suka menerima cashless.

"Apalagi pandemi kan, lebih aman non tunai. Jadi even ini pas sekali, kita pelaku UMKM bisa kembali aktif. Alhamdulillah dalam lima jam saja laku hampir 30 porsi," kata Ina.

Meski begitu diminati masyarakat Medan, Bobby mewanti agar pelaksanaan even ini benar-benar taat Prokes. Dari Jalan Ahmad Yani hingga Warenhuis bisa menampung sebanyak 3.500 pengunjung.

"Namun kita batasi hanya maksimal 2.000 pengunjung. Itu bisa kita cek lewat aplikasi Peduli Lindungi. Itu wajib ya. Masyarakat datang harus sudah vaksin dan harus dicek Peduli Lindungi. Prokes ketat," kata Bobby.

Baca Juga: Kolaborasi dengan Halosis dan Facebook, Strategi BRI Dorong Mitra Merchant Go Digital

"Terimakasih kepada Shopee yang support kegiatan ini. Kepada seluruh unsur Forkopimda, kepada masyarakat Medan terimakasih dan saya imbau agar terus taat Prokes," lanjut Menantu Presiden Jokowi itu.

Baca Juga

Berita Terkait