Kesawan City Walk Buka Lagi, Prokes Ketat-Lepas Masker Langsung di Swab

Prokes standar seperti cuci tangan, tak berkerumun dan masker harga mati.

Suhardiman
Sabtu, 20 November 2021 | 11:59 WIB
Kesawan City Walk Buka Lagi, Prokes Ketat-Lepas Masker Langsung di Swab
Wali Kota Medan Bobby Nasution saat di Pekan Kuliner Kondang. [Ist]

SuaraSumut.id - Kesawan City Walk di lokasi kulineran warga Medan karya Wali Kota Medan Bobby Nasution kembali dibuka Jumat (19/11/2021).

KCW yang terhampar di Jalan Ahmad Yani dan sekitarnya akan diisi oleh ratusan stand yang menjajakan aneka kuliner. Kegiatan kesenian dan wadah ekspresi anak muda Medan juga bakal mewarnai kehebohan KCW.

Saat ini, Kesawan City Walk diuji coba selama tiga hari ke depan bersamaan dengan pelaksanaan Pekan Kuliner Kondang (PKK) yang digelar di sekitaran gedung Warenhuis.

Ada sejumlah opsi, apakah KCW akan dibuka setiap hari atau hanya saat weekend sesuai dengan usulan Bobby Nasution. Dengan kondisi PPKM Level II di Medan, sedianya KCW bisa saja buka setiap hari.

Baca Juga:Pedagang Kopi Dan Nasi di Mandalika Panen Rezeki, Omzet Sehari Capai Rp 1,5 Juta

Namun, Bobby tak ingin KCW jadi cluster Covid-19. Untuk itu, saat KCW dibuka lagi, protokol kesehatan (prokes) ketat dilaksanakan.

"Seluruh pengunjung KCW dan PKK harus sudah divaksin. Prokes harus ketat. Semoga masyarakat bisa menikmati sajian kita ini tetap sehat tetap disiplin jangan lengah," kata Bobby.

Dijelaskan Ketua Harian Badan Pengelola Kota Tua Kesawan yang juga Kadis Perkim Endar Sutan Lubis, pengunjung KCW wajib sudah divaksin Covid-19. Maka di pintu masuk disediakan alat barcode untuk mengecek status pengunjung.

Prokes standar seperti cuci tangan, tak berkerumun dan masker harga mati. Bahkan Endar bilang, sudah membentuk tim di areal KCW untuk terus berpatroli.

"Bahkan kalau ada yang lepas masker langsung kita tindak. Diswab langsung. Begitu juga kalau suhu tubuh tinggi langsung kita swab. Maksudnya itu supaya benar-benar kita patuh Prokes. Nakes juga kita siagakan di KCW," kata Endar, Jumat (19/11/2021) malam.

Baca Juga:Apa Itu Globalisasi, Karakteristik, Gejala, dan Contohnya

Endar juga mengaku akan kembali bermusyawarah dengan Wali Kota terkait pelaksanaan KCW.

"Nanti mau dipastikan, apakah KCW setiap hari atau hanya weekend. Tapi kalau menurut saya kasihan pedagang jualan cuma weekend. Melihat kondisi sebaran Covid-19 yang sudah rendah dan Prokes ketat yang kita jalankan kami optimis KCW tak jadi cluster Covid. Tapi semua nanti tergantung keputusan Pak Wali. Jadi sementara ini kita buat sama kayak PKK itu tiga hari ke depan," lanjut Endar.

Area KCW yang terbuka dan cukup luas, bisa menampung sebanyak 3.500 pengunjung. Namun untuk mencegah kerumunan, Bobby minta maksimal hanya 2.000 pengunjung yang boleh masuk.

"Nanti ada alat yang mencatat itu dari aplikasi. Sebenarnya area KCW bisa sampai 3.500 tapi pak Wali minta hanya 2.000 yang boleh. Nanti alat itu mendeteksi jumlah pengunjung. Kalau sudah 2.000 jangan lagi boleh masuk, tunggu yang di dalam keluar baru bisa. Itu semua kepedulian Pak Wali agar Prokes berjalan, jadi KCW aman tidak jadi cluster Covid," pungkas Endar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini