alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Usai Warga Kirim Jeruk ke Jokowi, BPJN dan Wabup Tinjau Jalan Rusak di Karo

Suhardiman Senin, 06 Desember 2021 | 00:12 WIB

Usai Warga Kirim Jeruk ke Jokowi, BPJN dan Wabup  Tinjau Jalan Rusak di Karo
BPJN dan Wabup Tinjau Jalan Rusak di Karo. [Ist]

Pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemkab Karo dan kecamatan yang ada di kawasan itu untuk perbaikan jalan.

SuaraSumut.id - Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumut dan Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting meninjau kondisi Jalan Liang Melas Datas di Kabupaten Karo.

Langkah tersebut usia warga mengirimkan tiga ton jeruk ke Presiden Jokowi. Oleh-oleh itu dikirimkan menggunakan truk, pada Jumat (3/12/2021.

Kepala Balai BPJN Sumut Selamat Rosidi mengatakan, peninjauan itu berdasarkan instruksi Presiden Jokowi. Diketahui, 32 kilometer jalan di kawasan Liang Melas Datas dalam kondisi rusak parah hingga membutuhkan pembangunan.

"Proses pembangunan jalan akan dimulai tahun 2022," katanya, dalam keterangan yang diterima, Minggu (5/12/2021).

Baca Juga: Masjid Bangunan Kuno Berusia Satu Abad di Bogor Dipugar Senilai Rp4,5 Miliar

Pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemkab Karo dan kecamatan yang ada di kawasan itu untuk perbaikan jalan.

Dirinya meminta kerja sama pemerintah desa setempat dan masyarakat soal badan jalan yang akan dibangun, agar tidak menimbulkan persoalan baru ke depannya.

"Kami hanya bisa membangun jalan, sementara lahan disiapkan oleh masyarakat (tidak ada ganti rugi). Kami berharap seluruh lahan yang terkena pembangunan jalan sudah dibebaskan agar tidak ada hambatan nantinya," katanya.

Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting meminta masyarakat untuk mendukung program pembangunan itu, khususnya terkait lahan.

Dirinya meminta perangkat desa dan tokoh masyarakat untuk memastikan kelancaran proses pembangunan.

Baca Juga: Timnas Basket Indonesia Koordinasi dengan IBL untuk Persiapan Kualifikasi FIBA World Cup

"Mari sama-sama kita kawal proses pembangunan jalan ini. Kami berharap tidak ada lagi hambatan proses pembangunan khususnya terkait lahan," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait