alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Jokowi Terima Jeruk dari Warga Karo yang Minta Perbaikan Jalan

Suhardiman Selasa, 07 Desember 2021 | 00:18 WIB

Jokowi Terima Jeruk dari Warga Karo yang Minta Perbaikan Jalan
Presiden Jokowi Terima Jeruk dari Warga Karo yang Minta Perbaikan Jalan. [Dok: Setkab RI]

Selain itu, untuk menyampaikan aspirasi mereka agar jalan rusak diperbaiki.

SuaraSumut.id - Satu truk berisi jeruk untuk Presiden Jokowi yang dikirim warga di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, sampai di Istana.

Pengiriman 3 ton jeruk dilakukan sebagai oleh-oleh untuk Presiden Joko Widodo. Selain itu, untuk menyampaikan aspirasi mereka agar jalan rusak diperbaiki.

Presiden Jokowi menerima enam perwakilan warga Liang Melas Datas, Kabupaten Karo, di Istana Merdeka, Istana Merdeka, Senin (6/12/2021)

Salah seorang perwakilan warga, Setia Sembiring mengatakan, mereka datang menemui Jokow dengan harapan mendapatkan perhatian terkait kondisi jalan yang rusak di daerahnya.

Baca Juga: Ratusan Tahanan di Polrestabes Medan Mendadak Dipindahkan, Ada Apa?

Ia mengaku, jalan yang rusak berdampak pada warga di enam desa dan tiga dusun di Liang Melas Datas.

"Kami mengantarkan oleh-oleh ini, mudah-mudahan dan kami harapkan Bapak Presiden kita memperhatikan kami masyarakat Desa Liang Melas. Jadi kami harapkan benar bantuan Bapak itu agar desa kami bisa ada perubahan dari dulunya menjadi agak lebih baik," katanya, melansir dari website setkab RI.

Dalam pertemuan itu, Jokowi mengatakan, jalan rusak di Liang Melas Datas akan segera diperbaiki. Jokowi sendiri telah memerintahkan Kementerian PUPR untuk melakukan perbaikan jalan dan telah ditindaklanjuti dengan pengecekan langsung di lapangan oleh BBPJN Sumatera Utara.

Usia menerima jeruk yang dibawa perwakilan warga tersebut, Jokowi memberikan bantuan tunai untuk para petani Liang Melas Datas. Jokowi juga berencana untuk mengunjungi desa itu jika jalannya telah selesai dikerjakan.

Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan, sekaligus Juru Bicara Kementerian PUPR Endra S. Atmawidjaja, mengatakan bahwa jalan merupakan tulang punggung atau "backbone" dalam peningkatan produktivitas kawasan.

Baca Juga: Pandemi Terkendali, Luhut Sebut Tidak Semua Daerah Terapkan PPKM Level 3 Saat Libur Nataru

Dengan keberadaan jalan yang baik, konektivitas antarkawasan meningkat dan biaya produksi menurun, sehingga secara keseluruhan daya saing kawasan dengan beraneka ragam komoditas menjadi lebih baik.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait