"Kondisinya sudah membaik, dan juga sudah pulang dari klinik, kemarin kenak biaya Rp 6 juta. Warga sampai patungan membayar biaya pengobatan," katanya Jumat malam.
Basirun mengatakan ulah geng motor sudah sangat meresahkan warga di kawasan Kecamatan Medan Tembung. "Kemarin korbannya ada tiga orang kena bacok, termasuk korban dan ada lagi dua temannya," ungkap Basirun.
Ia mengatakan setiap akhir pekan, kawanan geng motor mengendarai puluhan unit kendaraan roda dua berkonvoi dan membuat kegaduhan, mulai dari tengah malam hingga subuh.
"Mereka berkonvoi, geber-geber, memprovokasi warga, korban ini kan masih anak-anak, terpancing dia sama kawannya. Rupanya geng motor bawa senjata tajam, ditikam mereka," kata Basirun.
Baca Juga:Cerita Pilu Siswi SMP di Medan yang Diperkosa Ayah Kandung
Ia pun memohon kepada pihak kepolisian agar kiranya merespon keluhan warga terkait geng motor ini. "Kami masyarakat sudah sangat resah, Tolonglah pak polisi respon geng motor ini jangan sampai ada jatuh korban lagi," kata Basirun seraya berharap pelaku ditangkap.
Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan Iptu Bambang Nurmiono ketika dikonfirmasi SuaraSumut.id, menjelaskan pihaknya telah menerima laporan korban yang dibacok geng motor.
"Laporan sudah diterima, dan sedang dalam penyelidikan," tandasnya.
Kontributor : M. Aribowo
Baca Juga:Jelang Nataru, Pemkot Medan Tutup KCW dan Taman Kota