Warga Asahan Sumut Mengeluh Gatal-gatal, Diduga Air Sungai Tercemar

Hal itu dilakukan agar tidak ada lagi yang terserang gatal-gatal.

Suhardiman
Kamis, 13 Januari 2022 | 19:40 WIB
Warga Asahan Sumut Mengeluh Gatal-gatal, Diduga Air Sungai Tercemar
Warga memasang plang imbauan agar tidak ada yang mandi di sungai. [Ist]

SuaraSumut.id - Puluhan orang warga tiga desa di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut), mengalami gatal-gatal. Kondisi itu sudah berlangsung selama tiga bulan belakangan.

Aliran sungai pematang yang diduga tercemar melintasi tiga desa, yaitu Pematang Sei Baru, Silo Baru, dan Lubuk Palas.

Salah seorang warga Amin mengaku, saat ini pihaknya memasang plang imbauan di sekitar sungai. Hal itu dilakukan agar tidak ada lagi yang terserang gatal-gatal.

"Banyak warga yang mengeluh gatal-gatal. Kami pikir penyakit gatal biasa," katanya, Kamis (13/1/2022).

Baca Juga:Mewah Tapi Terjangkau, Staycation di Hilton Garden Inn Cuma Rp 1 Jutaan Semalam

Ia menjelaskan, tidak ada perubahan warna air sungai. Begitu juga dengan aromanya yang masih seperti biasa. Namun, setiap orang yang mandi atau terkena air langsung merasakan gatal-gatal.

"Setiap orang yang mandi di sini pasti langsung gatal-gatal. Makanya dipasang plang supaya jangan digunakan ini sungainya," ujarnya.

Petugas Puskesmas Pembantu Desa Suriana membenarkan banyak masyarakat yang mengalami gatal-gatal. Banyak warga yang datang mengeluhkan gatal-gatal.

"Seminggu terakhir memang banyak warga datang mengeluhkan penyakit alergi pada kulit. Penyakit ini memang menular. Jadi kalau sudah ada anggota keluarga yang terkena bisa kena ke yang lain," katanya.

Untuk pengobatannya, Suriana memberikan obat gatal berupa tablet dan salep. Obat tersebut harus digunakan secara terus menerus.

Baca Juga:Tesla Cybertruck Menghilang dari Situs Web, Produksi Ditunda Lagi?

"Kalau rutin dikasi obatnya bisa sembuh. Tapi kalau kena lagi bisa kumat. Kalau anak-anak itu bisa demam, paling parah bisa bernanah," ungkapnya.

Apa yang dialami oleh warga di tiga desa itu pun sudah dilaporkan oleh kepala Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) Pematang Sei Baru Muhammad Yamin.

Ia mengaku telah melaporkan kejadian ini ke aparat pemerintah desa untuk diteruskan ke kecamatan hingga kabupaten.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Asahan, Agus Jaka Putra Ginting menyatakan telah mengetahui perihal tersebut. Ia pun akan mengecek ke lokasi.

"Kita akan cek kondisinya ke sana," tukasnya.

Kontributor : Budi warsito

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini