- Brand lokal Indonesia kini menghadirkan sepatu lari carbon plate terjangkau dengan harga di bawah satu juta rupiah.
- Terdapat tiga pilihan produk, yaitu Jackson Active, Ortuseight Hypersonic, dan Eagle Threshold RC dengan berbagai keunggulan teknologi spesifik.
- Teknologi ini membantu pelari lokal meningkatkan performa lari dan mencapai target waktu pribadi secara lebih efisien dan ekonomis.
SuaraSumut.id - Dulu, sepatu lari dengan carbon plate identik dengan "super shoes" mahal dari brand global. Sekarang situasinya berubah drastis.
Brand lokal mulai menghadirkan sepatu lari carbon plate murah dengan performa kompetitif, bahkan sebagian sudah dipakai untuk tempo run, long run cepat, sampai race day.
Buat pelari pemula yang ingin meningkatkan pace, atau runner intermediate yang mengejar PB (personal best), sepatu carbon plate lokal bisa jadi upgrade paling masuk akal secara harga dan performa.
Berikut rekomendasi sepatu carbon plate lokal terbaik dan termurah yang layak dipertimbangkan di 2026:
1. Jackson Active Cloud FWD Carbon Plate
Brand Jackson Active menghadirkan inovasi unik, carbon plate removable. Harganya sekitar Rp779 ribu.
Keunggulannya adalah teknologi carbonite plate, plate bisa dilepas sesuai kebutuhan latihan, midsole stabil, cocok latihan harian dan race ringan. Pilihan fleksibel untuk runner yang belum siap full-time pakai plated shoes.
2. Ortuseight Hypersonic
Brand Ortuseight termasuk pionir sepatu carbon plate lokal yang serius di segmen performance. Harga mulai Rp999 ribu.
Keunggulannya kinetic blade plate, Energy return tinggi, bobot ringan, stabil untuk long run dan race. Model ini sering terlihat dipakai pelari lokal di event 10K hingga half marathon.
3. Eagle Threshold RC
Brand Eagle termasuk pelopor sepatu performa lokal dengan harga ramah. Harga mulai Rp700–800 ribuan.
Keunggulan full carbon plate di midsole, mesh breathable ringan, grip outsole stabil, cocok tempo run dan latihan progresif.
Sepatu ini ideal buat pelari yang baru pertama kali mencoba sensasi carbon plate. Struktur plate membantu dorongan toe-off lebih efisien.
Perubahan terbesar di dunia running Indonesia adalah akses teknologi. Dulu carbon plate hanya milik sepatu jutaan rupiah. Sekarang, runner lokal bisa merasakan sensasi super-shoe effect dengan budget di bawah Rp1 juta.