SuaraSumut.id - Video seorang emak-emak menjerit meluapkan kepedihannya lantaran tak bisa bertemu anak perempuannya saat menikah, viral di media sosial. Namun, sejumlah netizen malah menyalahkan emak-emak tersebut yang dianggap meninggalkan anaknya saat masih kecil.
Peristiwa itu diketahui terjadi di Gereja HKPB Tanjungmulia Medan, Minggu (30/1/2022).
“Aku ingin bertemu dengan anaku tidak bisa. Dimana hati nurani kalian,” ujar ibu berbaju hitam itu dalam tayangan TikTok yang viral secara live dibagikan akun @situmorang, dikutip dari Digtara.com - jaringan Suara.com.
Pihak keluarga yang ramai di luar gereja menyampaikan kalau mereka sudah melakukan berbagai upaya untuk bertemu mempelai wanita. Namun, dihalang-halangi oleh keluarga mempelai pria.
Di video tersebut, ia menyebut sehari sebelum menikah upaya mediasi sudah dilakukan, namun upaya itu gagal. Ada beberapa video live yang kemudian diopload akun tersebut. Sempat ditonton lebih dari 300 ribu orang.
Ibu tersebut mengungkap kalau anaknya sudah sebulan dipingit oleh keluarga pria. “(Selama sebulan) Tidak dikasi sedetik pun kami untuk bertemu,” ujarnya.
Ia juga mengungkap kalau sehari sebelum acara sudah meminta keluarga pria agar bisa bertemu anaknya.
“Jangankan di pernikahan ini, semalam kami bagus-bagus pertemuan antara aku orangtuanya Sitorus dengan pihak siburian, tapi tidak dikasi ketemu," katanya.
“Sudah kalian apakan anaku sehingga dia tak mau bertemu aku dan tak mengenal aku lagi, ” tuturnya lagi.
Kejadian di halaman gereja itu menimbulkan sedikit keributan. Hal itu membuat seseorang yang mengaku dari pengurus gereja berupaya menghentikan keributan tersebut.
- 1
- 2