Waspada Transmisi Lokal Virus Omicron, Wapres Maruf Amin Ingatkan Semua Pemerintah Daerah

Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin mengingatkan seluruh masyarakat dan pemerintah daerah (pemda) untuk mewaspadai transmisi lokal virus Omicron.

Riki Chandra
Senin, 31 Januari 2022 | 18:34 WIB
Waspada Transmisi Lokal Virus Omicron, Wapres Maruf Amin Ingatkan Semua Pemerintah Daerah
Ilustrasi covid-19. (Pexels)

SuaraSumut.id - Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin mengingatkan seluruh masyarakat dan pemerintah daerah (pemda) untuk mewaspadai transmisi lokal virus Omicron. Pasalnya, kasus penyebaran Covid-19 varian Omicron ini sedang meningkat di daerah.

"Kita sudah ketahui Omicron ini sudah mulai naik, kita tidak ingin seperti negara-negara di Amerika, Eropa, bahkan India. Sekarang sudah transmisi lokal, nah ini harus kita waspadai," kata Wapres, Senin (31/1/2022).

Wapres juga mengimbau seluruh jajaran pemda untuk mengendalikan penularan kasus Covid-19 varian Omicron dengan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat, meningkatkan pengetesan, pelacakan dan perawatan (testing, tracing, treatment) serta mempercepat pelaksanaan vaksinasi.

"Oleh karena itu, kita harus kendalikan, terutama dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, memakai masker, kemudian 3T. Kemudian vaksinasi, baik itu (dosis) pertama, kedua dan juga booster, yang ketiga," ujarnya.

Baca Juga:Temukan Satu Orang Positif Omicron, Pemkot Jogja Lakukan Tracing dan Pencegahan

Selain itu, Wapres juga meminta seluruh pihak menerapkan aplikasi PeduliLindungi di seluruh tempat publik, sebagai upaya untuk memantau kerumunan masyarakat.

"Penerapan aplikasi PeduliLindungi harus di berbagai tempat. Pemerintah sudah mengambil sikap tegas kalau tempat umum yang tidak menjalankan PeduliLindungi, maka terpaksa ditutup, karena itu bisa menjadi tempat penularan," katanya menegaskan.

Pemerintah mengantisipasi potensi kenaikan kasus COVID-19 yang diprediksi akan lebih tinggi dibandingkan saat penularan varian Delta pada 2021 lalu.

Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), sekaligus Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan hal itu diprediksi dari tingkat rawat inap penderita Omicron di Amerika Serikat dan Israel sepertiga kali lebih rendah dari Delta.

"Namun, jumlah rawat inap di negara tersebut jauh lebih tinggi, dikarenakan jumlah kasus di negara tersebut meningkat hingga lebih dari tiga kali dibandingkan Delta," kata Luhut dalam konferensi pers daring di Jakarta, Senin.

Baca Juga:Jumlah Kasus Omicron Importasi di Jakarta 56 Persen, Wagub DKI Ahmad Riza Patria: Sebentar Lagi Kasus Lokal Lebih Tinggi

Oleh karena itu, Pemerintah memprediksi jumlah rawat inap rumah sakit di Indonesia dapat lebih tinggi dari Delta, apabila kasus harian meningkat lebih dari tiga kali lipat atau setara 150.000 kasus per hari.

"Seperti tahun lalu, kami lihat hampir 56.000; bisa saja nanti tiga kali dari itu bila kita tidak berhati-hati. Namun, hingga saat ini, kami masih memperkirakan angka tersebut kecil kemungkinan terjadi," ujar Luhut. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini