facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

365 Ribu Dosis Vaksin di Sumut Kadaluarsa Akhir Bulan Ini

Riki Chandra Senin, 14 Februari 2022 | 15:44 WIB

365 Ribu Dosis Vaksin di Sumut Kadaluarsa Akhir Bulan Ini
Ilustrasi vaksin. [Freepik]

Dinas Kesehatan Sumatera Utara (Sumut) menyimpan sebanyak 500 ribu dosis vaksin Covid-19. Dari jumlah tersebut, 356.670 di antaranya akan kadaluarsa pada 28 Februari 2022.

SuaraSumut.id - Dinas Kesehatan Sumatera Utara (Sumut) menyimpan sebanyak 500 ribu dosis vaksin Covid-19. Dari jumlah tersebut, 356.670 di antaranya akan kadaluarsa pada 28 Februari 2022.

Anggota Satgas Covid-19 Sumut, dr Restuti Saragih mengatakan, pihaknya akan terus menggenjot vaksinasi agar dosis vaksin yang tersimpan tidak sampai kadaluarsa.

"Batas yang paling dekat adalah akhir Februari 2022," katanya, Senin (14/2/2022).

Menurut Restuti, vaksin yang berpotensi kadaluarsa di Sumut sesuai dengan data stok vaksin tanggal 11 Februari 2022. Vaksin moderna sejumlah 86.040 dosis tanggal kadaluarsa 28 Februari 2022. Vaksin AstraZenica sejumlah 270.630 dosis tanggal kadaluarsa 28 Februari 2022.

Baca Juga: Polisi Periksa Bupati Langkat Terkait Kerangkeng Manusia

Berdasarkan surat Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan nomor SR.02.06/II/436/2022 perihal optimalisasi vaksin Moderna untuk booster, bahwa vaksin Moderna dapat segera digunakan sebagai booster dalam rangka optimalisasi pemanfaatan vaksin yang akan segera kadaluarsa.

Dalam surat itu disebutkan, sasaran vaksinasi booster akan ditujukan kepada anggota TNI/Polri, pegawai pemerintahan, pegawai BUMN, dan tenaga pendidik dan kependidikan beserta keluarganya di Kabupaten/Kota menggunakan vaksin Moderna dan AstraZenica.

Dia menjelaskan, apabila vaksin tersebut belum terpakai hingga masa kadaluarsa, maka pihaknya akan melakukan pemusnahan. Karena, kiriman alokasi vaksin dari pusat beserta batas waktu kadaluarsa wajib diterima oleh daerah dan mengupayakan secara maksimal penyuntikannya.

"Kalau untuk itu tentunya sesuai dengan SOP, penanganan limbah medis," ujarnya.

Dengan demikian, Restuti mengajak dan mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar segera mengikuti program vaksinasi dosis satu dan dua, kemudian booster.

Baca Juga: Geng Motor di Medan Makin Brutal, Aniaya Driver Ojol hingga Terkapar Berdarah-darah

"Dan ini butuh dukungan semua pihak, unsur dalam Pentahelix. Pemerintah, masyarakat dan tokoh masyarakat, akademisi, pelaku usaha, dan rekan-rekan pers," pungkasnya. (Antara)

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait