"Iya kita melakukan pembersihan lahan di sana," ujarnya.
Disinggung mengenai pelaku kekerasan terhadap jurnalis diduga merupakan pihak dari PTPN II, Rahmad tidak menampiknya. Meski begitu pihaknya masih menunggu kronologi lengkap dari korban.
"Iya mungkin salah persepsi lah, namanya di lapangan. Saya tanya dulu ke rekan kita dari media (korban), kebetulan dia sudah melapor ke Polresta (Deli Serdang)," katanya.
Kontributor : M. Aribowo
Baca Juga:Kecelakaan Mengerikan di Jalan Lintas Medan-Berastagi, Seorang Prajurit TNI Tewas Ditabrak