facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Heboh Maling Rusak Sanggar Belajar Anak di Tembung, Buku-buku Belajar Raib Dicuri

Suhardiman Kamis, 26 Mei 2022 | 16:07 WIB

Heboh Maling Rusak Sanggar Belajar Anak di Tembung, Buku-buku Belajar Raib Dicuri
Tangkapan layar aksi pencurian dan pengerusakan di Sanggar Literasi Tembung. [Ist]

Dalam narasinya video disampaikan bahwa aksi pencurian ini diduga terjadi pada Rabu (25/5/2022) petang.

SuaraSumut.id - Video yang menunjukkan sejumlah anak-anak yang meminta tolong kepada polisi karena sanggar tempat mereka belajar dirusak dan sejumlah barang kebutuhan belajar dicuri, viral di media sosial.

Dilihat SuaraSumut.id dari akun instagram @taukotembung, Kamis (26/5/2022), peristiwa terjadi di Sanggar Literasi Tembung, di Jalan Duku Raya tepian Sungai Tembung, perbatasan Desa Bandar Khalipah dan Desa Laut Dendang, Kecamatan Percut Sei Tuan.

"Pak polisi tolong tangkap yang mencuri dan merusak tempat belajar terimakasih pak polisi," ujar sejumlah anak-anak.

Tangkapan layar aksi pencurian dan pengerusakan di Sanggar Literasi Tembung. [Ist]
Tangkapan layar aksi pencurian dan pengerusakan di Sanggar Literasi Tembung. [Ist]

Salah seorang pria juga menyampaikan jika maling merusak jaring kawat, lalu masuk ke dalam sanggar untuk melakukan pencurian.

Baca Juga: Begini Rincian Angaran Sebesar Rp 76,656 Triliun untuk Penyelengaaraan Pemilu 2024

"Ini adalah sebagian anak-anak yang belajar ngaji malam juga belajar les, jadi ada pekerjaan sekolah dikerjakan disini. Jadi malingnya itu merusaknya lewat sini," ujarnya.

Dalam narasinya video disampaikan bahwa aksi pencurian ini diduga terjadi pada Rabu (25/5/2022) petang.

"Menjelang magrib, diketahui sekitar pukul 19.00 WIB ketika anak-anak datang ke sanggar untuk kegiatan rutin magrib mengaji dan belajar bersama," tulisnya.

Adapun kerugian meliputi kerusakan bangunan sanggar akibat di bobol paksa, meja belajar akibat di campak-campakan (diobrak-abrik). Selain itu, kehilangan ambal/karpet, dispenser berserta galon, ATK dan peralatan melukis, menggambar, mewarnai, menari.

"Serta peralatan kebutuhan belajar lainnya satu paket diperkirakan senilai lebih dari Rp 1 juta. Buku-buku bacaan dan pendukung media belajar lebih dari 100 buku hilang, 34 tas dan hadiah untuk anak anak yang aktif juga turut hilang," katanya.

Baca Juga: Taufik Dinyatakan Hilang Tenggelam di Bengawan Solo, Pencarian Dihentikan

"Sebelumnya juga sudah pernah terjadi beberapa kali pencurian seperti bola lampu, buku-buku, tirai bambu, plang besi sanggar dan banyak lainnya, serta pencurian handphone serta sepeda motor milik relawan sanggar dan sudah dilaporkan ke pihak Polsek percut Sei Tuan," sambungnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait